Bos LPS Minta Bank Turunkan Bunga Kredit

Karyawan membersihkan logo baru Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Jakarta
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Audy Alwi

VIVA – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pihaknya akan turut serta dalam upaya meningkatkan permintaan kredit di tengah lesunya kondisi penyaluran kredit perbankan saat ini. 

img_title OJK Catat Total Penyaluran Kredit Bank per Agustus 2026 Tumbuh 13,65%, Capai Rp9.178 Triliun

Salah satu caranya adalah dengan mempercepat penurunan tingkat bunga penjaminan, guna merangsang industri perbankan. Hal itu agar bisa lebih cepat melakukan transmisi penurunan suku bunga deposito dan bunga kredit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami akan membantu (perbankan) mendorong penurunan bunga kredit, dengan menurunkan bunga penjaminan," kata Yudhi dalam telekonferensi, Selasa, 24 November 2020.

img_title Bank Aladin Syariah Bukukan Laba Bersih Rp38,3 Miliar hingga Kuartal II-2026

Baca juga: Menaker Ingatkan Kompetensi Pekerja yang Dicari Berbeda Usai Pandemi

Dia menjelaskan, saat ini tingkat bunga penjaminan LPS untuk simpanan rupiah bank umum yakni 5 persen. Sementara untuk simpanan valas menjadi 1,25 persen, serta simpanan rupiah di BPR menjadi 7,50 persen.

img_title Ketika Bank Berpindah ke Genggaman, Pengalaman Jadi Kunci

Yudhi mengungkapkan, saat ini kondisi likuiditas perbankan nasional sebenarnya sangat melimpah. Karena itu para bank diharapkan juga bisa memangkas suku bunga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Yudhi mengatakan, penurunan bunga deposito dan bunga kredit itu lebih dipengaruhi oleh tingkat bunga penjaminan. Meski demikian disadari, di sisi lain transmisi dari suku bunga simpanan Bank Indonesia pasti akan membutuhkan waktu untuk melakukan relaksasi.

"Bunga deposito itu kan dipengaruhi bunga penjaminan, kalau kita tidak turunkan, maka deposito, cost of fund, itu tidak turun, dan bunga kredit juga tidak turun. Maka kami (LPS) pun harus menurunkan bunga penjaminan," ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai meninjau pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung

Bentuk Dana Cadangan, Pramono Pastikan DKI Tetap Pegang Kendali Bank Jakarta Meski IPO

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan pembentukan Dana Cadangan Daerah guna memperkuat kapasitas fiskal dan menjamin ketersediaan anggaran pembangunan.

img_title
VIVA.co.id
11 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut