BI Catat Aliran Modal Asing Keluar Rp2,55 Triliun Pekan Ini

Bank Indonesia
Sumber :
  • vivanews/Andry Daud

VIVA – Bank Indonesia (BI) mengumumkan, jumlah aliran modal yang selama sepekan ini keluar dari Indonesia. Terutama didominasi oleh aliran modal yang keluar dari pasar saham Indonesia.

img_title Soal Dana Stabilisasi Obligasi, Purbaya Buka Peluang Libatkan SMV di Bawah Kemenkeu

Kepala Grup Departemen Komunikasi BI, Junanto Herdiawan, mengatakan berdasarkan data transaksi 30 November-3 Desember 2020, aliran modal keluar mencapai Rp2,55 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp2,55 triliun," kata dia melalui keterangan tertulis, Jumat, 4 Desember 2020.

img_title Investasi Imbal Hasil Kompetitif, bank bjb Tawarkan SBN Ritel SR024

Baca juga: Telkom Resmi Ganti Nama, Bukan Lagi Telekomunikasi Indonesia

Junanto menjelaskan, pada periode itu, aliran modal asing yang keluar dari pasar saham Rp3,85 triliun. Sedangkan dari pasar Surat Berharga Negara (SBN) justru masuk Rp1,30 triliun.

img_title Menguat Pagi Ini ke Level Rp 16.278 per Dolar AS, Rupiah Dibayangi Pelemahan

"Rp2,55 triliun, dengan beli neto di pasar SBN sebesar Rp1,30 triliun dan jual neto di pasar saham sebesar Rp3,85 triliun," ungkap Junanto.

Kondisi itu terjadi meskipun salah satu indikator yang sering digunakan dalam mengukur risiko suatu negara, yakni Credit Default Swaps (CDS) turun dibandingkan posisi akhir pekan lalu.

Junanto mengungkapkan, per 3 Desember 2020, CDS Indonesia 5 tahun sebesar 66,88 basis points (bps). Lebih rendah dari posisi per 27 November 2020 sebesar 71,29 bps.

Dengan kondisi tersebut, aliran modal asing selama tahun berjalan dari Januari hingga pekan pertama pada Desember 2020 ini tercatat keluar Rp142,56 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berdasarkan data setelmen selama 2020 (ytd), nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto sebesar Rp142,56 triliun," tuturnya.

Pada periode pekan sebelumnya, yakni 23-26 November 2020, BI masih mencatat adanya aliran modal asing yang masuk ke Indonesia sebesar Rp4,87 triliun. (ase)

Ilustrasi rupiah dan dolar

Rupiah Berbalik Melemah ke Rp18.075 per Dolar AS, Sikap Baru The Fed Bikin Arah Pasar Sulit Ditebak

Rupiah pagi ini Kamis, 30 Juli 2026 dibuka melemah ke Rp18.075 per dolar AS setelah The Fed mempertahankan suku bunga. Pasar kini menanti data inflasi dan tenaga kerja AS

img_title
VIVA.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut