Anindya Bakrie: Target Vaksin Gotong Royong 20 Juta

Anindya Bakrie Kadin
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mencatat jumlah peserta yang telah terdaftar ikut vaksinasi Gotong Royong sebanyak 7,5 juta orang dari 11.500 perusahaan. Jumlahnya terus naik dengan target mencapai 20 juta peserta.

img_title Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie Optimistis Hubungan Dagang RI dan Negara ASEAN Tetap Terjaga

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Organisasi, Keanggotan dan Pemberdayaan Daerah, Anindya Bakrie mengatakan, meskipun Kadin memiliki data, namun ditegaskan tidak mengurus transaksi atau memungut uang dari perusahaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penting disampaikan bahwa Kadin tidak mengurus transaksinya (memungut uang). Tapi menghubungkan perusahaan dan RS vaksinator dengan Pemerintah melalui Bio Farma," ujar Anindya Bakrie, Minggu, 21 Maret 2021.

img_title Rapimnas Kadin 2026 Jadi Momentum Perkuat Daya Saing Ekonomi Indonesia

Baca juga: Gunung Merapi 10 Kali Meluncurkan Guguran Lava Pijar

Ia melanjutkan, Kadin Indonesia akan mempunyai database yang lengkap untuk kepentingan dunia usaha. Secara total, target vaksin gotong royong adalah 20 juta orang, termasuk peserta dari BUMN.

img_title Karhutla Jadi Tantangan Operasional Dunia Usaha, Biaya dan Logistik Ikut Terdampak

"Jadi total target vaksin gotong royong 20 juta termasuk BUMN. Yang sudah terdaftar di Kadin 7,5 juta," tegasnya.

Anindya Bakrie dalam kesempatan sebelumnya mengatakan, ribuan perusahaan sudah menyatakan mendukung program vaksin gotong royong itu. Semuanya akan didata untuk kemudian diverifikasi oleh pemerintah. Kadin bekerja sama dengan pemerintah mengupayakan vaksin tersebut.

Kadin, kata Anin, bekerja sama melakukan pendataan pihak-pihak yang menjalankan program itu. Kadin bekerja sama dengan Bio Farma dan ratusan rumah sakit swasta di penjuru Indonesia untuk menyukseskan program itu.

"Kami, diberikan tanggung jawab untuk membantu 20 juta vaksin dari total yang pemerintah berikan, yaitu 175 juta vaksin," ujarnya di Batam Kepulauan Riau, Kamis malam, 18 Maret 2021.

Ia berharap, program itu bisa mulai dilaksanakan pada awal April 2021. "Yang paling penting, perusahaan-perusahaan ini mendukung vaksinasi gotong royong dan ini cara cerdas untuk mendistribusikan vaksin dengan baik," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anin menambahkan, bagaimana pun perusahaan menginginkan karyawan sehat dan kembali produktif membangun perekonomian Indonesia.

Baca juga: Serempet Pengendara Motor, CRV Putih Nyangkut di Taman Semanggi

Kadin Indonesia menyoroti 44,5 persen pelaku usaha yang mengaku belum siap menghadapi bencana alam dan cuaca ekstrem.

Hampir Separuh Pengusaha Tak Siap Hadapi El Nino dan Karhutla, Kadin Minta Pemerintah Bergerak

Kadin mencatat 44,5 persen pengusaha belum siap menghadapi bencana alam. Fahrul Fulvian mendesak penguatan peringatan dini di tengah ancaman El Nino dan karhutla.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut