Pemerintah Beli Peternakan di Luar Negeri, PAN: Agar Swasembada Daging

Ketua Fraksi PAN DPR, Saleh Partaonan Daulay.
Sumber :

VIVA – Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional atau PAN, Saleh Partaonan Daulay, angkat bicara mengenai langkah pemerintah yang berencana melakukan pembelian peternakan sapi di luar negeri. Saleh menilai agenda pembelian peternakan sapi di luar negeri tidak perlu diperdebatkan. 

img_title Prabowo Mau Tutup 700 BUMN, Perusahaan yang Bikin Laporan Keuangan Palsu Ikut Disikat

Sebab, agenda tersebut dinilai sangat baik dan produktif, karena kebutuhan nasional Indonesia terhadap daging sangat tinggi. Sementara, peternakan lokal yang ada tidak mampu untuk memasok kebutuhan tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini kreativitas yang perlu diapresiasi. Perlu didukung oleh semua pihak. Ide cemerlang seperti ini tidak semestinya berhenti di awal. Kalau ada kritik, silahkan disampaikan. Itu tentu akan bisa dijadikan sebagai bahan penyempurnaan agenda ini. Tetapi, jangan ujug-ujug sudah ditolak. Sementara, ini baru saja diinisiasi," kata Saleh, kepada wartawan, Kamis 22 April 2021

img_title IHSG Merosot di Bawah 5.000, Danantara Mau Tambah Saham BUMN

Yang perlu dipastikan, kata Saleh, adalah bahwa program ini bisa mendatangkan manfaat bagi masyarakat luas. Untuk itu, perlu paparan yang sifatnya terbuka dari kementerian BUMN, dan dari paparan itu akan kelihatan dengan jelas prospek dari kebijakan ini.

Seiring dengan pembelian peternakan di luar negeri ini, Saleh meminta kementerian BUMN agar juga memberdayakan dan membangun peternakan lokal. Sebab ada banyak wilayah dan daerah di Indonesia yang sangat cocok untuk pengembangan peternakan, tinggal bagaimana pemerintah memberikan dukungan, baik dari sisi teknologi, permodalan, dan pendampingan.

img_title BNI Pertahankan Predikat Tertinggi Penerapan GCG Dua Tahun Berturut-turut

"Bisa dibuat beriringan secara bersama. Pembelian peternakan di luar negeri sekaligus pengembangan peternakan dalam negeri. Kalau ini bisa dikombinasikan, Indonesia akan segera bisa swasembada daging," kata Saleh

Dia menambahkan, "Gagasan pak Erick ini kan hal yang baru. Saya kira belum pernah dipikirkan dan diagendakan sebelumnya. Karena itu, sangat tepat ditindaklanjuti dan dilaksanakan," ujarnya

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani

Danantara Sudah Tutup 364 BUMN, Rosan Roeslani: Target Akhir Tahun 700 Perusahaan

CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan perampingan perusahaan (streamlining) sebanyak 364 perusahaan BUMN. Langkah ini diambil

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut