Marah Besar, Erick Thohir Minta Oknum Penyedia Antigen Bekas Dipecat

Menteri BUMN Erick Thohir.
Sumber :
  • M Yudha P/VIVA.co.id

VIVA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengutuk keras tindakan oknum petugas Kimia Farma yang menggunakan alat bekas dalam test antigen di bandara Kualanamu.

img_title Terpopuler: Erick Thohir Beri Peringatan ke Timnas Indonesia, Maarten Paes Rebut Kiper Utama Ajax dari Ter Stegen?

Menurut Erick, aksi oknum tersebut harus diganjar hukuman yang sangat tegas. Dia mengaku tak habis pikir mengapa tindakan yang sangat tidak etis dan membahayakan kesehatan itu bisa sampai terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sendiri yang meminta semua yang terkait, mengetahui, dan yang melakukan dipecat dan diproses hukum secara tegas," kata Erick dalam keterangan tertulisnya, Kamis 29 April 2021.

img_title Erick Thohir Beri Peringatan untuk Timnas Indonesia usai Lolos ke Piala Asia U-20 2027

Baca juga: Begini Cara Bahlil Kejar Target Investasi Rp900 Triliun dari Jokowi

Erick sendiri sudah meminta jajarannya untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Menurut Erick, ulah oknum tersebut mengkhinati profesi pelayan publik di bidang kesehatan.

img_title Prabowo Kebut Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Tak hanya itu, dalam kondisi yang serba prihatin seperti saat ini, dia menyesalkan masih ada orang yang mengambil kesempatan yang merugikan dan membahayakan nyawa orang lain.

"Tentunya untuk sisi hukum, kita serahkan bersama kepada aparat yang berwenang. Tapi di sisi lain pemeriksaan secara prosedur maupun organisasi mesti dilakukan secara menyeluruh. Tak ada toleransi! Saya sendiri akan turun untuk melakukan evaluasi," ujar Erick.

Erick pun kembali menegaskan bahwa dia sudah memberi ultimatum pada seluruh level di setiap perusahaan pelat merah, untuk mematuhi core value BUMN, yakni AKHLAK, sebagai akronim dari nilai Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tindakan di Bandra Kualanamu menurutnya jelas berkebalikan dengan semangat dan nilai yang disepakati bersama oleh para BUMN tersebut. "Tak ada toleransi bagi setiap pihak yang tidak sesuai dengan core value BUMN. Tak peduli siapa, apa jabatannya, semua yang melanggar silakan keluar. Khusus bagi kejadian di Kualanamu, kami mendukung aparatur hukum untuk memberi hukuman yang tegas," kata Erick.

Menurut Erick, hanya dengan konsistensi berpegang pada core value, maka BUMN bisa mencapai target-target yang dicanangkan. Untuk mencapai target, ada proses yang mesti dilalui. Dan jika bagian dari proses itu dia mesti memecat oknum yang tidak sesuai core value, maka hal itu sudah menjadi konsekuensi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut