Sektor Industri Diminta Manfaatkan Pengembangan Infrastruktur Digital

Ilustrasi revolusi industri 4.0.
Sumber :
  • Megapixl

VIVA – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong berbagai sektor ekonomi khususnya perindustrian nasional untuk dapat memanfaatkan secara optimal pengembangan infrastruktur digital, seperti alih teknologi 5G.

img_title 3,3 Juta Lansia Terancam Abu Anak Krakatau, Kemenkes Ungkap Risikonya

Teknologi itu disebut tetap gencar dikembangkan RI guna mempercepat terbentuknya ekosistem bisnis digital secara nasional di masa depan. Hal ini dinilai penting terus didorong guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ahmad M Ramli mengungkapkan, saat memasuki 5G maka isu-isu seperti artifisial intelijen, manusia digantikan mesin dan penggunaan komunikasi yang bisa menggerakkan robotik dan lainnya mengemuka dengan sangat masif.

img_title Hilang Setahun, Kerangka Mozza Gadis 18 Tahun Asal Semarang Ditemukan di Jurang Tol! Pembunuhnya Kenalan dari TikTok

"Kalau berangkat dari 4G ke 5G maka sebetulnya kami mendorong yang pertama bisa memanfaatkan secara efisien dan masif itu adalah industri. Awalnya begitu. Kalau industri bisa memanfaatkan ini lebih dulu ini akan sangat bagus," kata Ramli dalam webinar "Menyambut 5G, Apa yang Perlu Dipersiapkan?", dikutip Rabu, 30 Juni 2021.

Ramli melanjutkan, dalam mendorong industri menerapkan teknologi 5G tersebut, Pemerintah menyiapkan berbagai kebijakan. Melalui, regulasi yang ada saat ini maupun UU Cipta Kerja menerapkan prinsip teknologi netral.

img_title 17 Saksi Digarap Terkait Pengeroyokan Anggota Polsek Ngawen Saat Karnaval di Blora, Bakal Ada Tersangka Baru?

Karenaitu, semua spektrum yang telah dilisensikan pada operator boleh gunakan dengan teknologi apapun. Sehingga tidak perlu lagi meminta izin teknologi baru frekuensi baru ketika memasukkan 5G sebagai bagian dengan memanfaatkan spektrum yang ada.

Sementara itu melalui UU Cipta Kerja, Pemerintah mendorong network sharing atau saling berbagi jaringan. Di mana satu operator dapat menggunakan infrastruktur masif dan pasif operator lain bahkan saling bekerjasama untuk penggunaan frekuensi.

"UU Ciptaker membatasi bahwa TV analog setop pada 2 November 2022. Dengan demikian terhemat digital dividen di frekuensi 700 selebar 112 MH. Ini sangat ideal kalo ingin dijadikan bagian dari penopang 5G," tambahnya.

Meski demikian lanjutnya, Pemerintah tidak akan switch off dengan 4G. Walaupun teknologi 5G memberi banyak keuntungan bagi berbagai sektor ekonomi. Sebab, 4G dan 5G dapat berjalan bersamaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Penerapan PPKM Darurat Diumumkan Jokowi Kamis 1 Juli 2021

GM Network Strategic Roadmap PT Telkomsel, Christian Guna Gustiana mengatakan, Telkomsel memberikan layanan digital broadband terluas di Indonesia dengan 170 juta pelanggan. "Telkomsel operator pertama yang meluncurkan 5G pada Mei 2021," kata Christian.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut