Pameran Properti Online Dongkrak Penjualan Developer, Ini Buktinya

Pameran properti Lamudi.
Sumber :
  • Dokumentasi Lamudi.

VIVA – Perusahaan teknologi yang bergerak di bidang properti (PropTech) Lamudi telah selesai menyelenggarakan Lamudi Online Property Fair 2021 (LOPF 2021) untuk kedua kalinya pada 1-27 Juni 2021 lalu.  Lebih dari 60 persen proyek yang tergabung di LOPF mengeruk leads atau potensi pembeli di atas 120 persen dari target yang semula ditentukan.

img_title Semester I-2026, SIG Catat Pendapatan Rp 17,65 Triliun

Seperti diketahui LOPF 2021 menggandeng puluhan developer properti ternama yang tersebar dari Jakarta hingga Surabaya. Pameran properti online itu berhasil mendorong capaian para developer yang tergabung hingga mampu melampaui target penjualan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Managing Director Lamudi Mart Polman mengatakan, pencapaian itu merupakan hasil kerja sama antara pihaknya dengan developer dalam membaca minat pasar dan menyajikannya.

img_title Sony Mulai Tinggalkan Penjualan PS5

“Capaian tersebut bukan hanya hasil kerja Lamudi.co.id sendiri, melainkan juga berkat kontribusi developer yang turut menyukseskan LOPF 2021”, ujar Mart dikutip dari keterangannya, Rabu, 7 Juli 2021.

Baca juga: Genjot Keuangan Syariah, Bank Aladin Gandeng Alfamart dan Halodoc

img_title Di Tengah Perang & Blokade AS, Iran Setor Rp 133 Triliun Hasil Jualan Minyak ke Bank Sentral

Dia menjelaskan, kemampuan membaca pasar ini tercermin dari kesuksesan penjualan tertinggi di wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan. Di mana konsumen masih menunjukkan minat yang tinggi terhadap produk hunian rumah.

“Saya sangat bangga dan senang karena mampu menyajikan sarana jual beli yang berbasis mutualisme, baik bagi peminat properti maupun developer”, ungkap Mart.

Lebih lanjut menurutnya, pembatasan sosial yang diberlakukan selama masa pandemi nyatanya tidak menjadi halangan bagi calon konsumen untuk menemukan properti idaman. Penyelenggaraan LOPF 2021 jadi salah satu solusi bagi calon konsumen untuk tetap dapat menemukan properti tanpa harus keluar rumah.

Mart juga mengatakan, saat ini tren pencarian iklan dari kalangan milenial di Lamudi cukup tinggi. Untuk itu, dirinya berharap agar para pengembang bisa menciptakan produk properti yang menyasar berbagai segmen pasar, termasuk konsumen usia muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Standar hunian impian setiap konsumen semakin luas, ada yang mengutamakan lokasi, ada pula yang lebih mengedepankan akses dan fasilitas pendukung di area sekitar. Tak lupa arsitektur yang menarik juga memegang peranan penting," ungkapnya.

"Developer kini memiliki ruang perluasan pasar yang lebih besar dibanding sebelumnya, dan penyelenggaraan LOPF 2021 mampu menjadi etalase bagi developer untuk menunjukkan nilai jual yang dimiliki”, tambah Mart.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung RI, Saiful Bahri Siregar (kedua kanan)

Korporasi Jadi Tersangka Kasus Ekspor Pulp, Kerugian Negara Capai Rp2 Triliun

Kejagung menetapkan PT TPL Tbk sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dalam kegiatan ekspor dan penjualan bubur kertas atau pulp sepanjang 2008 hingga 2025.

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut