16 Bulan Beruntun, Neraca Dagang RI Agustus Surplus US$4,7 Miliar

Kepala BPS Margo Yuwono
Sumber :
  • VIVA/Fikri Halim

VIVA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2021 surplus US$4,74 miliar. Posisi ini lebih baik dari catatan Juli 2021 yang surplus US$2,60 miliar.

img_title RI Catat Surplus Neraca Perdagangan US$120 Juta Juli 2026

Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, surplus neraca ekspor impor ini masih jauh lebih tinggi. Sebab, pada Agustus 2020 neraca perdagangan surplus US$2,31 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala BPS, Margo Yuwono menjelaskan, kondisi surplus ini dipicu oleh ekspor Agustus 2021 yang sebesar US$21,42 miliar. Sedangkan nilai impor pada bulan itu mencapai US$16,68 miliar.

img_title 45 Orang Jadi Tersangka Kerusuhan Usai Demo DPR, Barang Buktinya Golok hingga Mata Panah

"Bahwa surplus di Agustus ini membukukan secara beruntun selama 16 bulan terakhir, ini capaian yang bagus dan harapannya tren ini terjaga," tutur dia saat konferensi pers, Rabu, 15 September 2021.

Baca juga: Utang Luar Negeri RI Tumbuh Melambat Jadi Rp5.926 Triliun

img_title Demo 27 Agustus, Aparat Gabungan Disebar di Sejumlah Titik Jakarta

Neraca ini menurutnya cukup baik karena secara pertumbuhannya ekspor mampu meningkat hingga 64,10 persen secara tahunan, sedangkan secara bulanan naik 20,95 persen. 

"Ini tentu saja indikasi terhadap kondisi ekonomi kita. Jadi untuk total ekspor kita cukup tinggi dibandingkan dengan Agustus tahun lalu. Ini jauh lebih tinggi," ucap Margo.

Adapun untuk impor disebutnya mengalami kenaikan pada bulan tersebut sebesar 55,28 persen secara tahunan. Sedangkan secara bulanan cenderung turun sebesar 10,35 persen.

"Jadi impor Agustus 2021 ini juga menggambarkan terjadinya kebutuhan industri yang semakin bagus karena impor bahan baku dan barang modalnya meningkat," ungkap Margo.

Berdasarkan negaranya, perdagangan Indonesia pada Agustus 2021 ini surplus dengan Amerika Serikat sebesar US$1,51 miliar, India US$1,05 miliar serta Filipina yang sebesar US$584,3 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun perdagangan Indonesia yang mengalami defisit diantaranya dengan China hanya sebesar minus US$175,5 juta, sedangkan ke Australia mencapai US$453,9 juta dan Thailand US$334 juta.

Dengan catatan ini, neraca perdagangan Indonesia sepanjang tahun berjalan, Januari-Juli 2021 surplus US$19,17 miliar. Lebih tinggi dari periode yang sama tahun sebelumnya US$10,96 miliar.

Almarhum Bambang Setiawan

Polisi Kantongi Visum Bambang Setiawan yang Tewas Dikeroyok Saat Kerusuhan 27 Agustus, Bagaimana Hasilnya?

Polisi terus mengusut kematian Bambang Setiawan (59), warga Bendungan Hilir, yang meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan dalam kerusuhan 27 Agustus.

img_title
VIVA.co.id
2 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut