Rupiah Balik Menguat Tapi Dibayangi Pelemahan, Ini Faktornya

Rupiah Menguat
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat pada perdagangan Jumat, 29 Oktober 2021. Rupiah bergerak di kisaran atas Rp14.160 per dolar AS pada pagi ini.

img_title Harga Emas Hari Ini 20 Agustus 2026: Produk Antam Meroket, Global Bervariasi

Di pasar spot, hingga pukul 09.50 WIB, rupiah telah ditransaksikan di level Rp14.168 per dolar AS. Menguat 0,03 persen dari penutupan perdagangan hari sebelumnya di level Rp14.172.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia terakhir berada di level Rp14.199 per dolar AS, melemah dari nilai tengah hari sebelumnya di level Rp14.184 per dolar AS.

img_title Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Tapi Diprediksi Melemah Jelang Keputusan Suku Bunga BI

Baca juga: Buat Gerakan Pemuda Emas, Kadin Bangkitkan Ekonomi Syariah RI 

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan, perbaikan sentimen ini dipengaruhi oleh kebijakan bank sentral di beberapa negara maju yang akan tetap mempertahankan suku bunga acuannya.

img_title Rupiah Tertekan ke Rp17.862, Harga Minyak dan Utang Luar Negeri Jadi Sorotan

"Keputusan kebijakan Bank of Japan dan European Central Bank (ECB), yang akan diturunkan di kemudian hari," kata dia dikutip dari analisisnya hari ini.

Di sisi lain, Presiden AS Joe Biden dikabarkan juga telah menyampaikan kerangka kerja versi terbaru dari agenda ekonomi negara tersebut dengan nilai sebesar US$1,75 triliun kepada Kongres Demokrat.

Pekerja menunjukkan uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Dari dalam negeri, Ibrahim mengatakan, pelaku pasar keuangan mencermati data inflasi Indonesia yang diperkirakan meningkat pada Oktober 2021. Ini dipicu permintaan yang meningkat.

"Peningkatan tersebut mengikuti pola musiman, serta didorong oleh kenaikan harga komoditas pangan dan tarif jasa transportasi," tegasnya.

Beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga di antaranya cabai merah, minyak goreng, daging ayam, dan cabai rawit.  Selain itu juga berasa dari biaya transportasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan berbagai perkembangan tersebut, Ibrahim mengatakan, mata uang rupiah masih akan terus berfluktuasi namun bisa ditutup melemah akibat ketidakpastian global di rentang Rp14.150-14.200.

Ilustrasi rupiah dan dolar

Rupiah Menguat ke Rp17.695 per Dolar AS, Mata Uang Asia Ramai-ramai Hijau

Rupiah menguat 28 poin ke Rp17.695 per dolar AS pada perdagangan hari ini Rabu 26 Agustus 2026, sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang bergerak di zona hijau.

img_title
VIVA.co.id
26 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut