DIbuka Menguat, IHSG Dibayangi Fluktuasi Harga Komoditas

Ilustrasi IHSG.
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

VIVA – Indeks harga saham gabungan atau IHSG menguat 29 poin atau 0,44 persen di level 6.620 pada pembukaan perdagangan Senin 1 November 2021.

img_title IHSG Ditutup Menguat ke 5.282, Saham Astra dan BBCA Melonjak Hampir 8 Persen

Analis Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan, IHSG memiliki potensi untuk tertekan pada perdagangan hari ini. Seiring dengan fluktuasi harga komoditas yang terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harga komoditas akan memberikan pengaruh terhadap emiten pada sektor-sektor terkait," kata William dalam riset hariannya, Senin 1 November 2021.

img_title Telkom Percepat Buyback Saham Rp4 Triliun, Ini Strategi di Balik Langkahnya

Baca juga: Berpartisipasi di COP26 di Glasgow, Kadin Tanggulangi Masalah Iklim

William mengatakan, rilis data ekonomi dan tingkat inflasi yang akan berada dalam kondisi stabil, dapat menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG. Selain itu, laporan kinerja emiten diprediksi akan cukup menopang pergerakan dari IHSG hingga kini.

img_title IHSG Dibuka Melemah pada Rabu Pagi, Tekanan Rupiah hingga Sentimen MSCI Jadi Perhatian Investor

Sedangkan, sentimen dalam jangka menengah berpeluang didapat dari potensi tekanan terhadap harga komoditas, yang akan memberikan pengaruh terhadap emiten-emiten pada sektor terkait.

Ilustrasi papan IHSG.

Photo :
  • VIVA/Muhamad Solihin

"IHSG akan bergerak di kisaran 6.472-6.691," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, William juga memberikan sejumlah rekomendasi mengenai saham-saham yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini, diantaranya yakni UNVR, BBCA, KLBF, ITMG, SMRA, PWON, ASRI, INDF, dan TLKM.

IHSG

IHSG Naik ke 5.305, Akankah Penguatan Bursa Saham RI Berlanjut?

IHSG dibuka menguat 22,89 poin ke level 5.305 pada Kamis pagi. Pelaku pasar mencermati kebijakan bank sentral, harga minyak, dan ketidakpastian MSCI. Baca di sini

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut