BI Perluas QR Code, Kini Transaksi Ritel RI-Malaysia Semakin Mudah

Ilustrasi Scanning QR Code.
Sumber :
  • info.qrl.bg

VIVA – Bank Indonesia (BI) memperluas kerja sama Quick Response code Indonesian Standard atau QRIS antarnegara. Kali ini kerja sama BI dilakukan dengan Bank Negara Malaysia (BNM).

img_title Pajak Digital Jadi Sorotan, Apa yang Perlu Dilakukan Konsumen?

Deputi Gubernur BI, Doni P. Joewono menjelaskan, perluasan kerja sama ini ditandai dengan diluncurkannya uji coba interkoneksi pembayaran antarnegara menggunakan QR Code, antara Indonesia dan Malaysia pada hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui inisiatif ini, masyarakat di wilayah Indonesia dan Malaysia dapat melakukan pembayaran ritel dengan menggunakan QR Code pembayaran nasional di Indonesia (QRIS) atau QR Code Pembayaran Malaysia (DuitNow) pada merchant offline dan online.

img_title Jajan di JPM Dukuh Atas Ada Cashback 20% Pakai BRImo, Syaratnya Mudah!

Baca juga: 40 Tahun Tak Direvitalisasi, Menteri Basuki Sulap TMII Jadi Begini

"Kerja sama ini diawali dengan fase uji coba dan menuju peluncuran fase komersial sepenuhnya pada kuartal III-2022," kata Doni dalam keterangan tertulis, Kamis 27 Januari 2022.

img_title BI Sebut Inflasi pada Oktober 2026 Terjaga Baik, Ini Faktor Penyebabnya

Doni menambahkan, kerja sama ini nantinya akan diperluas di masa mendatang, untuk mendukung pengiriman uang antarnegara secara real-time antara Indonesia dan Malaysia

"Inisiatif untuk menghubungkan pembayaran antarnegara melalui interkoneksi QR Code pembayaran nasional ini merupakan salah satu wujud implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025," ujarnya.

Fitur PaybyQR, pembayaran dengan scan QR Code

Photo :
  • Viva.co.id/Afra Augesty

Dia menegaskan bahwa BI telah menyadari pentingnya interkoneksi pembayaran antarnegara, dan akan terus memperluas inisiatif tersebut. Hal ini guna memberikan kemudahan dan memperluas pilihan pembayaran, bagi masyarakat di kedua negara.

Di mana pada akhirnya ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi transaksi, mendukung digitalisasi perdagangan dan investasi, serta perkuat stabilitas makroekonomi dengan mempromosikan penggunaan Local Currency Settlement/LCS (penyelesaian transaksi dengan mata uang lokal) secara lebih luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penggunaan direct quotation nilai tukar mata uang lokal yang disediakan oleh bank-bank Appointed Cross Currency Dealer (ACCD) di bawah kerangka LCS akan meningkatkan efisiensi transaksi sehingga biaya transaksi menjadi lebih murah," ujarnya.

Pelabuhan Sabang

Pelabuhan Sabang Punya Peluang Jadi Hub Transshipment Dunia, Ada Tawaran Investasi dari India

Pelabuhan Sabang didorong menjadi hub transshipment internasional. India telah lima kali mengajukan kerja sama dengan tawaran investasi US$104 juta. Baca di sini

img_title
VIVA.co.id
6 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut