Perkuat Struktur Permodalan, KB Bukopin Bakal Rights Issue

KB Bukopin.
Sumber :
  • Dokumentasi KB Bukopin.

VIVA Bisnis –  Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank KB Bukopin, Tbk (KB Bukopin) menyepakati penambahan modal melalui rights issue yang akan dilakukan. 

img_title Dukung Ekosistem Industri Petrokimia Nasional, Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Kerja Sama Strategis

Deputy President Director KB Bukopin, Robby Mondong mengatakan bahwa penambahan modal KB Bukopin tersebut, rencananya akan dilakukan melalui Penawaran Umum Terbatas (PUT VII). Dengan menerbitkan saham baru seri B sebanyak-banyaknya 120 miliar lembar saham.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi korporasi tersebut kata dia, merupakan upaya KB Bukopin dalam menjaga kecukupan modal sesuai regulasi dan mendukung ekspansi bisnis yang berkelanjutan.

img_title Sebut Pergantian Jabatan Menkeu Bukan Perubahan, Suahasil: Ini Kelanjutan!

“Dalam rangka menjaga daya saing yang sehat dan kuat di industri keuangan nasional maupun regional. Sehingga dapat memberikan nilai tambah baik kepada pemegang saham, karyawan, manajemen, serta kepada pemegang kepentingan yang lebih luas (stakeholder)” kata Robby dikutip dari keterangannya, Kamis, 1 Desember 2022.

RUPSLB KB Bukopin.

Photo :
  • Dokumentasi KB Bukopin.

img_title BCA Bakal Tebar Dividen Tiap Kuartal, Intip Jadwalnya

Adapun tingkat kecukupan pemenuhan modal minimum atau Capital Adequacy Ratio (CAR) KB Bukopin posisi September 2022 berada pada 17.59 persen (unaudited), telah sesuai dengan ketentuan PSAK 71. Sesuai dengan strategi KB Bukopin, untuk tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan, dibutuhkan tambahan modal untuk mendorong pertumbuhan bisnis dan meningkatkan kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi Nasional.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang telah dipublikasikan oleh KB Bukopin pada tanggal 24 Oktober 2022, PUT VII direncanakan dengan menerbitkan saham baru, yaitu Saham Biasa Kelas B sebanyak-banyaknya 120.000.000.000 (seratus dua puluh miliar) saham.

Jumlah saham yang akan diterbitkan tersebut, bergantung pada keperluan dana KB Bukopin dan harga dari pelaksanaan PUT VII. Dengan adanya tambahan struktur modal baru, KB Bukopin semakin siap dan optimis dalam berkompetisi di layanan industri keuangan Nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Target KB Bukopin selanjutnya adalah tetap konsisten dalam pengembangan bisnis terutama pada segmen SME dan Ritel, serta dukungan dari pengembangan digitalisasi TI maka dalam jangka menengah diharapkan pertumbuhan bisnis semakin menuju arah yang stabil untuk mencapai profitabilitas yang berkesinambungan.

Sebelumnya KB Bukopin secara nyata mulai merealisasikan tujuan untuk menjadi bank yang bebas dari bad loan dan menjadi clean bank. KB Bukopin pada akhir Juni 2022 telah melakukan transaksi penjualan Non-Performing Loan (NPL) dan kredit berisiko (Loan at Risk/ LAR) sebanyak 180 debitur dengan nilai Original Principal Balance (OPB) sebesar Rp 4,14 triliun.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut