Airlangga: Perppu Cipta Kerja Akan Dibacakan di Sidang Paripurna DPR

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Sumber :
  • VIVA/Anisa Aulia

VIVA Bisnis – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan kabar terbaru terkait pembahasan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja. Saat ini, ia menekankan, prosesnya sedang menunggu pembacaan pada rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). 

img_title Airlangga Buka Suara Soal Kabar Pembagian HP Gratis untuk Masyarakat

"Perppu Cipta Kerja sedang akan dibacakan di Paripurna. Kita sedang menunggu proses pembacaan di Paripurna dan ini sudah kita komunikasikan dengan fraksi-fraksi," kata Airlangga di Lapangan Banteng Selatan, Jakarta, Kamis, 26 Januari 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi omnibus law cipta kerja

Photo :
  • Istimewa

img_title Jawaban Menko Airlangga soal MSCI Akan Turunkan Status Saham RI: Biasa Dia Ngancam-ngancam Dikit

Seperti diketahui, Perppu mengenai Cipta Kerja masih menuai polemik di kalangan masyarakat tak terkecuali bagi buruh/pekerja. Beberapa ketentuan yang menuai polemik seperti cuti haid hingga struktur skala upah.

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal menyampaikan, pihaknya mendukung penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja. Namun, tidak dengan isinya yang sudah beredar saat ini.

img_title Menko Airlangga Buka Suara soal IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.000

Alasannya, pertama, maraknya kasus PHK besar-besaran saat masa awal pandemi COVID-19 menyebabkan para pekerja yang terdampak hanya diberi pesangon seadanya yang tidak layak.

"Waktu awal COVID-19 merebak, banyak pekerja yang di-PHK seenaknya dan tidak kasih pesangon. Paling hanya dikasih Rp 200-300 ribu, sementara masa kerjanya sudah 10 tahun," kata Iqbal dalam telekonferensi, Senin, 2 Januari 2022.

"Jadi adanya kondisi darurat Perppu ini akibat maraknya darurat PHK," ujarnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Iqbal mengaku pihaknya sudah tidak percaya fungsi parlemen dan menyatakan mosi tidak percaya kepada DPR. Hal itu akibat kerap molornya undang-undang ketenagakerjaan yang tidak juga segera disahkan, dan tidak berpihak kepada kaum pekerja.

Ilustrasi Proyek Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan di Sanur, Bali.

Respons Menohok Wamenkes hingga Airlangga soal Rp200 T Lari ke Luar Negeri buat Berobat

Buntut mencuatnya narasi  2 juta orang Indonesia memilih berobat ke luar negeri, seperti Singapura dan Malaysia dengan total pengeluaran mencapai Rp 200 triliun

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut