Konflik Israel-Hamas Memanas, Defend ID Bisa Ikut Suplai Senjata?

Pindad Pamer Senjata Canggih.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

Jakarta – Holding BUMN Industri Pertahanan, Defend ID menegaskan, pihaknya tidak akan ikut memasok senjata ke dalam pusaran konflik yang terjadi antara Hamas-Israel.

img_title Harganya Rp22 Juta, Becak Listrik Ini Bisa Jalan Sejauh 25 Kilometer

Direktur Utama Defend ID, Bobby Rasyidin menjelaskan, hal itu karena produksi senjata buatan Defend ID harus diekspor secara hati-hati, dan harus melalui izin dari Kementerian Pertahanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, Dia juga menegaskan bahwa senjata produksi Defend ID itu tidak boleh digunakan untuk berperang dalam konflik-konflik kemanusiaan.

img_title Mengenal Ghost Shark, Persenjataan Baru Bawah Air Australia

"Karena untuk mengekspor ini harus ada tanda tangan di Kementerian Pertahanan. Kalau enggak ada izinnya, kita enggak boleh ekspor," kata Bobby saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa, 10 Oktober 2023.

MoU holding BUMN industri pertahanan atau Defend ID.

Photo :
  • istimewa

img_title Ancaman Bom, Pesawat dari Tel Aviv ke Wina Mendarat Darurat di Bulgaria

Bahkan, Dia mengatakan bahwa sebenarnya Dewan Keamanan PBB pun belum mengklasifikasikan konflik Palestina-Israel tersebut.

"(Konflik Palestina-Israel) belum diklasifikasikan oleh Dewan Keamanan PBB. Kalau Dewan Keamanan PBB menyatakan ini konflik kemanusiaan, mereka melarang kita untuk masuk," ujar Bobby.

Pindad Pamer Senjata Canggih di TEI 2017

Photo :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

Dia menegaskan, pihaknya akan tunduk terhadap aturan serta ketentuan yang berlaku. Mengingat, konflik kemanusiaan merupakan sesuatu yang sangat sensitif di mata dunia internasional.

"Kita sangat patuh, kita sangat respect, dan kita sangat mengikuti dari kebijakan dari dewan keamanan PBB," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Holding BUMN Industri Pertahanan atau Defend ID beranggotakan PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia, PT Pindad, PT Dahana, dan PT Len Industri. Holding ini salah satunya bergerak dalam produksi bidang Alutsista atau Alat Utama Sistem Persenjataan.

Ilustrasi bendera Israel.

4 Negara Kompak Bilang Israel Biang Kerok Ketidakstabilan Timur Tengah

Menteri luar negeri Arab Saudi, Turkiye, Mesir, dan Pakistan menyatakan bahwa pendudukan Israel menjadi sumber utama ketidakstabilan di kawasan dan sekitarnya

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut