IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways, Cek Saham-saham Berpotensi Cuan Hari Ini

IHSG.
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Jakarta - Indeks harga saham gabungan atau IHSG melemah 8 poin atau 0,12 persen di level 6.931, pada pembukaan perdagangan Rabu, 18 Oktober 2023.

img_title IHSG Anjlok ke 5.057, Banyak Emiten Berguguran Sore Ini

Chief Executive Officer (CEO) PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya, memprediksi bahwa IHSG memiliki kecenderungan untuk bergerak sideways atau mendatar pada perdagangan hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hari ini IHSG cenderung bergerak sideways," kata William dalam riset hariannya, Rabu, 18 Oktober 2023.

img_title 9 Saham RI Terancam Ditinggal Asing, Potensi Dana Keluar Tembus Rp60,64 Triliun

Dia menjelaskan, perkembangan pola gerak IHSG terlihat sedang mengalami teknikal rebound, setelah melalui fase konsolidasi wajarnya pada beberapa waktu yang lalu.

IHSG.

Photo :
  • VIVA/Muhamad Solihin

img_title IHSG Sempat Ambruk ke 5.066, Saham Big Cap Tertekan, Sejumlah Emiten Justru Terbang

"Sedangkan, jelang rilis data perekonomian tingkat suku bunga pada esok hari, yang disinyalir belum akan mengalami perubahan, masih akan mencerminkan kondisi kestabilan ekonomi," ujar William.

Dimana, lanjut William, hal tersebut diharapkan dapat membantu mendongkrak performa IHSG, hingga beberapa waktu mendatang.

Karyawan mengamati layar yang menampilkan informasi pergerakan IHSG di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (26/6/2020). (Foto ilustrasi)

Photo :
  • ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

"IHSG diprediksi bergerak dalam level 6.789-6.978," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Dia juga memberikan sejumlah rekomendasi mengenai saham-saham yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini, di antaranya yakni SMGR, GGRM, JSMR, ITMG, TLKM, UNVR, BSDE, SMRA.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffery Hendrik

Indonesia dan India Punya Aturan Tak Biasa soal Saham, Ini yang Diungkap BEI

BEI mengungkap Indonesia dan India jadi dua negara di dunia yang membuka informasi kepemilikan saham kepada publik untuk pemegang saham dengan porsi di atas 1 persen.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut