Rupiah Pagi Ini Melemah, Tertekan Data Ekonomi AS yang Solid

Pekerja menunjukkan uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot melemah pada perdagangan Rabu pagi, 31 Januari 2024. Rupiah melemah sebesar 34 poin atau 0,21 persen ke posisi Rp 15.814 per dolar AS.

img_title Rupiah Melemah ke Rp 17.650 saat Pendapatan Kelas Menengah RI Anjlok dan Tensi Iran-AS Kembali Melonjak

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) terakhir atau kemarin sore, mematok rupiah di angka Rp 15.796 per dolar AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra memperkirakan, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan melemah pada hari ini. Hal ini setelah data ekonomi AS yang menunjukkan bahwa ekonomi negara itu cukup solid.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 17.632 saat Pasar Respons Positif Pelantikan Destry dan Perang Iran-AS Kembali Memanas

"Semalam data jumlah lowongan pekerjaan bulan Desember menunjukkan kenaikan melebihi ekspektasi 9,026 juta vs 8,750 juta lowongan. Dan demikian juga data tingkat keyakinan konsumen AS bulan Januari, 114,8 vs 114,2," ujar Ariston kepada VIVA Bisnis, Rabu, 31 Januari 2024.

Ilustrasi ekonomi Amerika Serikat

Photo :
  • BusinessInsider

img_title Cadangan Devisa di Akhir Agustus 2026 Capai US$146 Miliar, Bos BI Ungkap Kapasitasnya untuk Perkuat Rupiah

Menurut Ariston, hasil data itu akan menjadi pertimbangan Bank Sentral AS atau the Fed untuk tidak terburu-buru memangkas suku bunga acuannya.

Selain itu, terangnya, menjelang pengumuman kebijakan the Fed dini hari nanti. Pelaku pasar kemungkinan akan mengambil sikap wait and see, yang mana hal itu bakal menekan rupiah.

"Sementara pagi ini data PMI Manufaktur China bulan Januari masih menunjukkan kontraksi, 49,2. Ini juga sedikit banyak bisa memberikan sentimen negatif ke rupiah," jelasnya.

Ariston melanjutkan, terkait dengan Pemilihan Umum (Pemilu) sedikit banyak akan mempengaruhi investasi. Para investor kemungkinan masih akan melakukan wait and see.

"Sedikit banyak Pemilu ini juga mendorong sebagian pelaku pasar wait and see, menunggu kejelasan siapa pemimpin baru dan kebijakan perekonomian dan investasinya. Jadi bisa menyumbang efek negatif ke aset berisiko seperti rupiah," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun untuk hari ini, mata uang rupiah terhadap dolar AS berpotensi melemah ke arah Rp 15.850. Sedangkan potensi support di kisaran Rp 15.770.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

5 Gunung Api Aktif Erupsi Berdekatan, Purbaya Pastikan Kondisi Ekonomi RI Tetap Aman

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa pastikan kondisi bencana yang melanda Indonesia saat ini tidak mempengaruhi ekonomi pada kuartal III dan IV tahun ini.

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut