Rupiah Melemah Pagi Ini Tertekan Eskalasi Konflik AS-Iran

Rupiah melemah terhadap dolar AS.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU/aa

Jakarta, VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak melemah 30 poin atau 0,17 persen menjadi Rp17.774 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Rabu, dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.744 per dolar AS. Hal tersebut dinilai seiring eskalasi konflik antara AS dengan Iran.

img_title Rupiah Dibayangi Ancaman Rp21.000 per Dolar AS, Ini 4 Hal yang Harus Segera Dibenahi

“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan melemah di kisaran Rp17.750 - Rp17.820 dipengaruhi oleh global masih berlanjutnya kenaikan harga minyak seiring meningkatnya eskalasi konflik AS dan Iran,” kata analis Bank Woori Saudara Rully Nova di Jakarta, Rabu 2 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kantor Berita Rusia, Sputnik, melaporkan bahwa AS melakukan penyerangan terhadap acara pernikahan di Iran yang mengakibatkan korban jiwa empat orang. Jika diakumulasi total serangan AS di berbagai wilayah Iran, korban yang mengalami luka-luka sebanyak 50 orang.

img_title Rupiah Menguat ke Rp18.123 per Dolar AS, Ini Faktor yang Memengaruhi

Sentimen lainnya berasal dari meningkatnya ekspektasi inflasi AS akan mendorong kebijakan pengetatan moneter oleh The Fed, sehingga ekspektasi kenaikan suku bunga pada bulan ini meningkat.

“Ekspektasi pelaku pasar terkait kenaikan suku bunga oleh The Fed per September meningkat menjadi 66 persen dari sebelumnya hanya 35 persen. Kenaikan bunga (diperkirakan) 25 bps (basis points) menjadi 4 persen,” ucap Rully.

img_title Hashim Ramal Dolar AS Bisa Tembus Rp22.000 Gegara MSCI, Begini Respons Bos BI

Melihat sentimen domestik, surplus neraca perdagangan yang semakin kecil memberikan tekanan bagi rupiah seiring tren permintaan dolar AS yang naik untuk pemenuhan impor. Begitu pula angka inflasi yang meningkat dengan tren yang dinilai cukup tinggi.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus senilai 3,70 miliar dolar AS pada periode Januari-Juli 2026. Adapun inflasi sebesar 0,21 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Agustus 2026. (Ant)

Jet Tempur AS, F-4 Phantom.

AS Kirim 10 Pesawat Militer ke Timur Tengah, Iran Bakal Digempur Lagi?

Amerika Serikat (AS) mengirim 10 pesawat angkut militer ke pangkalan udara di wilayah Negev selatan, yang dijajah Israel, di tengah persiapan kemungkinan serangan ke Iran

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut