BPS: Inflasi Januari 2024 Terendah dalam 5 Tahun

Ilustrasi barang pangan pendorong inflasi.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, inflasi RI di Januari 2024 tercatat menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir. Inflasi pada Januari ini tercatat sebesar 0,04 persen secara bulanan atau month to month (mtm).

img_title Jumlah Penumpang Naik Transportasi Umum di Jakarta Naik pada September, Transjakarta Terbanyak

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar mengatakan, secara historis, setiap Januari RI memang selalu mengalami inflasi yang cukup tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berdasarkan historis dalam lima tahun terakhir selalu terjadi inflasi di bulan Januari," ujar Amalia dalam konferensi pers, Kamis, 1 Februari 2024.

img_title Inflasi Oktober 2026 Tembus 3,23 Persen, Airlangga Sebut Pemerintah Tidak Khawatir

Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti

Photo :
  • BPS

Amalia menjelaskan komoditas utama penyebab inflasi Januari didominasi oleh beberapa komoditas pangan bergejolak. Namun, inflasi secara umum dapat diredam oleh beberapa komoditas yang mengalami deflasi cukup dalam.

img_title Harga Tiket Pesawat Mahal dan Kabut Asap, Jumlah WNI yang Pergi ke Luar Negeri Turun 13,69 Persen

"Inflasi bisa diredam oleh beberapa komoditas yang mengalami deflasi cukup dalam seperti cabai rawit, cabai merah, serta tarif angkutan udara," jelasnya.

Berdasarkan data paparannya, berikut rincian komoditas pangan yang mendominasi inflasi selama lima tahun. Namun, pada tahun 2019 tidak ditampilkan datanya.

Januari tahun 2020 penyumbang inflasinya terdiri cabai merah inflasinya 0,13 persen, cabai rawit 0,05 persen, ikan segar 0,04 persen. Kemudian minyak goreng 0,04 persen, sigaret putih mesin 0,03 persen, dan beras 0,03 persen.

Januari 2021, penyumbang inflasi yakni komoditas cabai rawit 0,08 persen, tempe 0,03 persen, ikan segar 0,03 persen, tahu mentah 0,02 persen, tarif jalan tol 0,02 persen, nasi dengan lauk 0,01 persen.

Januari 2022, komoditas andil inflasi terdiri dari daging ayam ras 0,07 persen, bahan bakar ruta 0,06 persen, ikan segar 0,04 persen, telur ayam ras 0,03 persen, beras 0,03 persen, mobil 0,03 persen.

Lalu, Januari 2023, andil inflasinya terdiri dari beras 0,07 persen, ikan segar 0,04 persen, cabai merah 0,04 persen, cabai rawit 0,03 persen, sigaret kretek mesin 0,03 persen, sewa rumah 0,03 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun dari paparannya juga tertulis bahwa inflasi RI di Januari sebesar 2020 0,39 persen, Januari 2021 0,26 persen, Januari 2022 0,56 persen, Januari 2023 0,34 persen, dan 2024 0,04 persen.

Ilustrasi Inflasi

BI Sebut Inflasi pada Oktober 2026 Terjaga Baik, Ini Faktor Penyebabnya

BI menilai inflasi pada Oktober 2026 tetap terjaga dalam kisaran sasaran, karena merupakan hasil penguatan sinergi antara bank sentral bersama pemerintah.

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut