Beras SPHP 5 Kilogram Langka di Kota Malang, Diganti Kemasan Ini

Beras Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anisa Aulia

Malang – Beras Bulog stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram di Kota Malang langka. Seperti terpantau di Pasar Blimbing, Kota Malang para pedagang sudah tidak lagi menjual beras SPHP kemasan 5 kilogram sejak 2 bulan terakhir. 

img_title Dukung Mentan Amran Tindak Tegas Beras Fortifikasi Bermasalah, Polri: Ada Indikasi Penipuan

Pemilik toko Purwati di Pasar Blimbing yakni Jiono mengaku sudah 2 bulan terakhir mereka tidak mendapat pasokan beras SPHP kemasan 5 kilogram. Sebagai gantinya mereka mendapat pasokan beras kemasan satu karung seberat 50 kilogram. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, penjualan beras bulog kemasan 50 kilogram tidak seramai dibandingkan kemasan 5 kilogram. Sebab, masyarakat lebih minat membeli beras SPHP kemasan 5 kilogram. Karena jika kemasan 50 kilogram, pedagang harus menimbang manual dan dikemasi sendiri dengan kantong plastik. 

img_title Mentan Bongkar 25 Merk Beras Fortifikasi Abal-abal yang Rugikan Rp89 Triliun

Bulog kembali salurkan beras bantuan pangan

Photo :
  • Bulog

"Pengaruh lebih cepat penjualan kemasan 5 kilogram lakunya. Karena kalau diecer dikemasi sendiri kan kelihatannya polos nggak ada gambarnya gak ada labelnya. Yang beli tanya kok gak ada label akhirnya gak jadi beli," kata Jiono, Selasa, 27 Februari 2024. 

img_title Kekeringan Ancam Indonesia, Mentan Amran Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga Juni 2027

Jiono menuturkan, dua bulan yang lalu saat dia mendapat pasokan beras SPHP kemasan 5 kilogram. Dia mampu menjual 5 karung hingga belasan karung beras kemasan 5 kilogram. Namun, setelah pasokan diganti kemasan 50 kilogram penjualan menurun drastis. 

"Yang kemasan 5 kilogram itu nggak tentu tapi biasanya laku 5 karung kalau lagi rame sampai belasan karung sehari waktu ada kemasan yang 5 kilogram. Kalau yang kemasan 50 kilogram kemarin datang ini masih sisa 2 atau 100 kilogram. Kirimnya 2 hari sekali biasanya sudah datang tapi uangnya yang nggak ada karena nggak ada yang beli," ujar Jiono. 

Hal serupa juga diungkapkan oleh pemilik toko Si Kembar di Pasar Blimbing, Kota Malang yakni Deki Masinambau. Dia juga mengaku sudah 2 bulan ini tidak mendapat pasokan beras SPHP kemasan 5 kilogram. 

Pekerja mengangkut karung berisi beras di Gudang Bulog Serang, Banten. (Foto ilustrasi)

Photo :
  • ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Udah lama kosong hampir 2 bulanan gantinya yang 50 kilogram ini. Dijualnya yang ini wajib ngecer. Dijual Rp10.900 per kilogram sesuai ketentuan dari Bulog," tutur Deki. 

Deki mengaku pasokan beras dari Bulog saat ini sudah mulai rutin 2 hari sekali. Namun, saat masa Pemilu kemarin pasokan beras dari Bulog sempat kosong lama alias tidak ada kiriman. Namun, pedagang masih diselimuti rasa cemas khawatir pasokan kembali terlambat. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut