Sri Mulyani Menangis saat Pamit ke DPR RI, Disambut Standing Applause

Menteri Keuangan Sri Mulyani rapat bareng Badan Anggaran DPR RI
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anisa Aulia

Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan Sri Mulyani tak kuasa menahan air matanya saat memberikan pidato penutup (closing statement) dalam rapat penutupan Pembicaraan Tingkat I RUU APBN 2025 bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI. Pidato penutup Menkeu itu pun disambut dengan standing applause para anggota Banggar DPR RI yang hadir.

img_title Gejolak Ekonomi Dunia Meningkat, Suahasil Ungkap Strategi APBN Hadapi Tekanan

"Saya berharap, kontribusi dan dedikasi ini telah bisa menyumbang untuk membangun Indonesia. Terima kasih semuanya," ucap Sri Mulyani, Selasa, 17 September 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Keuangan Sri Mulyani Rapat Kerja bersama Badan Anggaran DPR RI

Photo :
  • VIVA.co.id/Anisa Aulia

img_title Anwar Usman Komentari soal UU Wantimpres Digugat di MK

Ia juga menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan negara ke depannya harus tetap mengedepankan kompetensi disertai kejujuran. "Tentu apa yang selama bertahun-tahun kita kerjakan bersama tidak bisa dikatakan telah paripurna, tidak pula dapat dikatakan sempurna,” katanya. 

Menurut Sri Mulyani, untuk menciptakan pengelolaan anggaran negara yang semakin prudent, efektif, dan berkerakyatan para pengelola keuangan negara ke depannya terus selalu mengedepankan kompetensi, kecakapan. “Dan yang paling penting, kejujuran," ujarnya.

img_title Raih 71,5 Persen dari Target APBN, Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Capai Rp240,1 T

Bendahara Negara itu juga menyampaikan bahwa perancangan hingga pembahasan APBN 2025 telah menjadi tanggung jawab yang diemban bersama.

Ia menyebut keuangan negara bukan sekadar urusan akuntansi, melainkan juga mandat konstitusi.

Sebagai momen terakhir rapat bersama anggota Banggar, Sri Mulyani menyampaikan terima kasih sekaligus permohonan maaf kepada seluruh anggota yang hadir sekaligus meminta untuk terus mengawal penyelenggaraan APBN 2025.

"Bapak dan ibu sekalian, anggota Banggar, teman-teman saya di pemerintah, untuk bersedia menyediakan 'samudera pengampunan' dan maaf. Mari kita sama-sama memastikan bahwa setiap rupiah di APBN benar-benar bisa dilihat sebagai upaya untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat," ucapnya. (Ant)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menkeu Suahasil Nazara dan Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie

Suahasil Pastikan APBN Tetap Kredibel Meski Yield SBN Tembus 7,64 Persen, Apa Strateginya?

Menkeu Suahasil Nazara memastikan APBN tetap kredibel di tengah yield SBN yang mencapai 7,64 persen. Pemerintah mengatur penerbitan obligasi dengan prinsip kehati-hatian.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut