Studi: Program PIP Berperan Penting dalam Mencegah Putus Sekolah

Ilustrasi penerima Program Indonesia Pintar (PIP)
Sumber :
  • Puslapdik Kemendikbudristek

img_title Semester I-2025, PIP Salurkan Pembiayaan Rp 3,97 Triliun ke 745 Ribu UMKM

Sebelum pandemi, tingkat putus sekolah di kalangan penerima PIP lebih rendah, yaitu hanya 0,61% dibandingkan 0,91% untuk siswa yang tidak menerima PIP. Tren ini tetap konsisten selama pandemi, dengan tingkat putus sekolah penerima PIP sebesar 0,71%, sementara yang tidak menerima PIP mencapai 1,01%.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penelitian yang dilakukan oleh Abdul Hakim dari Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh juga mengidentifikasi berbagai faktor yang mempengaruhi putus sekolah. Berdasarkan data SUSENAS 2019, anak-anak yang tidak mendapatkan PIP, berasal dari keluarga dengan kepala rumah tangga berpendidikan rendah, memiliki anggota keluarga lebih dari lima orang, dan tinggal di pedesaan, memiliki kemungkinan besar untuk putus sekolah. Dari hasil analisis regresi logistik, ditemukan bahwa siswa yang tidak mendapatkan PIP memiliki risiko putus sekolah 4,8 kali lebih besar dibandingkan siswa yang menerima PIP.

img_title Pemprov Jateng Bakal Beri Peringatan Perusahaan yang Pekerjakan Anak Putus Sekolah
BNI tegaskan kedatangan siswa bukan atas arahan petugas

BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP

BNI memastikan proses pendaftaran dan aktivasi rekening Program Indonesia Pintar (PIP) bagi seorang siswa di BNI Lubuk Pakam telah selesai. Seluruh tahapan dan syarat.

img_title
VIVA.co.id
24 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut