OJK Bakal Beri Stimulus bagi Perbankan untuk Program 3 Juta Rumah

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anisa Aulia

Jakarta, VIVA – Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae menyebut pihaknya akan memberikan stimulus kepada perbankan dalam menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk program 3 juta rumah.

img_title Danantara Bidik 5%-10% Saham BEI, OJK Tegaskan Belum Ada Pengajuan Resmi

Dian menuturkan, pada program 3 juta rumah ini utamanya ditargetkan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), yang berpenghasilan maksimal Rp 8 juta per bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bank juga dapat memperhitungkan subsidi uang muka atau SBUM sehingga ratio loan to value calon debitur MBR dapat meningkat," ujar Dian dalam konferensi pers Selasa, 14 Januari 2025.

img_title Aspek Perlindungan Konsumen Harus Jadi Prioritas dalam Penyelesaian Masalah Pindar-KPPU

Ilustrasi perumahan.

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Dian berharap, adanya insentif subsidi uang muka ini akan mendorong perbankan lebih optimal dalam mendukung pencapaian target 3 juta rumah. 

img_title Mendekatkan Akses Pembiayaan ke Kota Berkembang di Indonesia

"Dengan insentif yang ada tersebut, tentu saja perbankan dapat mengoptimalkan pencapaian program 3 juta rumah pemerintah," katanya.

Dian menilai, perbankan memiliki peran penting dalam mendukung program tersebut melalui penyaluran KPR. Adapun kondisi likuiditas perbankan hingga November 2024 masih sangat cukup, tercatat AL/NCD mencapai 112,94 persen, AL/DPK sebesar 25,57 persen, dan Liquidity Coverage Ratio sebesar 213,07 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, OJK telah menyiapkan berbagai kebijakan, termasuk penyesuaian loan to value (LTV) dan pembobotan Eksposur Risiko Minimum (ERM) kredit.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi

OJK Siapkan 5 Jurus Baru Perkuat Perbankan hingga 2030, Kredit Tumbuh 13,65 Persen

OJK kini menetapkan lima prioritas penguatan perbankan hingga 2030, mulai dari teknologi, permodalan, pembiayaan hingga ketahanan terhadap risiko iklim.

img_title
VIVA.co.id
3 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut