7 Kebiasaan Investasi ala Warren Buffett yang Bisa Bantu Bangun Kekayaan di 2025

Warren Buffett
Sumber :
  • http://www.clickhole.com

Jakarta, VIVA – Warren Buffett, investor legendaris dunia, dikenal karena strategi investasinya yang sederhana namun sangat efektif. Prinsip-prinsipnya telah terbukti sukses selama bertahun-tahun, dan siapa pun bisa menerapkannya untuk membangun kekayaan jangka panjang. 

img_title Transmigrasi Naik Kelas, Pemerintah Siapkan Kawasan Ekonomi Baru hingga Dorong Hilirisasi

Jika kamu ingin lebih cerdas dalam mengelola uang dan investasi di tahun 2025, berikut adalah tujuh kebiasaan investasi ala Warren Buffett yang bisa kamu ikuti, melansir dari SmallBizTechnology. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi investasi/trading forex.

Photo :
  • Pixabay

img_title Strategi Pemerintah Capai Ekonomi 6 Persen, Airlangga: Investasi Tumbuh Lebih Cepat dari PDB

1. Fokus pada Investasi Jangka Panjang

Buffett selalu menekankan pentingnya berpikir jangka panjang. Menurutnya, cara terbaik untuk mendapatkan keuntungan besar adalah dengan menahan investasi selama bertahun-tahun, bukan hanya hitungan bulan atau hari. Jangan tergoda untuk sering membeli dan menjual saham karena itu justru bisa membuat kamu kehilangan uang akibat biaya transaksi dan volatilitas pasar.

img_title Luhut dan Menlu China Wang Yi Rapat soal Investasi, Intip Pembahasannya

2. Pilih Investasi yang Kamu Pahami

Buffett selalu berinvestasi di sektor atau perusahaan yang ia benar-benar pahami. Prinsip ini sangat penting karena semakin kamu mengerti bisnis yang kamu investasikan, semakin kecil risiko kesalahan dalam pengambilan keputusan. Jadi, sebelum berinvestasi, pelajari dulu bisnisnya, cara mereka menghasilkan uang, dan prospek masa depannya.

3. Jangan Ikut-ikutan Tren

Sering kali, investor tergoda untuk membeli aset atau saham yang sedang populer. Namun, Buffett mengajarkan bahwa hanya karena sesuatu sedang ramai diperbincangkan, bukan berarti itu investasi yang bagus. Sebaliknya, ia lebih suka mencari saham yang undervalued atau memiliki potensi jangka panjang meskipun saat ini kurang dilirik banyak orang.

4. Disiplin dalam Mengelola Keuangan

Salah satu alasan mengapa Buffett bisa sukses adalah karena ia sangat disiplin dalam mengatur keuangan. Ia tidak suka berfoya-foya dan lebih memilih menyimpan uangnya untuk diinvestasikan kembali. Kamu bisa menerapkan prinsip ini dengan menghindari pengeluaran yang tidak perlu dan menyisihkan sebagian pendapatan untuk diinvestasikan secara rutin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5. Selalu Siapkan Dana Cadangan

Meskipun Buffett adalah seorang investor besar, ia selalu memiliki cadangan kas untuk menghadapi kondisi pasar yang tidak terduga. Dengan memiliki dana darurat, kamu tidak perlu menjual investasi saat pasar sedang turun hanya untuk menutupi kebutuhan mendesak. Dana ini juga bisa digunakan untuk membeli saham berkualitas dengan harga diskon saat pasar sedang lesu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut