Pergerakan Harga Bitcoin dan Pasar Kripto Ditentukan 2 Hal Ini, Begini Prediksinya
- Dok. Istimewa
Dia menjelaskan, pemulihan harga Bitcoin kemungkinan besar akan bergantung pada dua pemicu, yaitu pemulihan aset berisiko tinggi atau berita positif terkait Bitcoin, seperti misalnya, pembelian Bitcoin dari pemerintah AS atau negara lain. “Pemotongan suku bunga dari The Fed pada rapat di bulan Mei, dimana peluang pemotongan suku bunga kemungkinan bergeser ke 75% dari 50%, mungkin bisa memicu terjadinya rebound,” kata Kendrick.
Artinya, bisa disimpulkan bahwa pasar kripto saat ini sangat bergantung pada kondisi makroekonomi dan sentimen global. Bitcoin dan aset kripto lainnya terus bergerak sejalan dengan pasar saham, yang juga dianggap sebagai aset berisiko tinggi.
Sebagian besar ekonom memperkirakan The Fed akan menunda pemotongan suku bunga hingga akhir tahun, namun menurut Kendrick, keputusan The Fed tetap menjadi kunci utama penggerak harga Bitcoin. Selain itu, kabar besar di dunia kripto juga bisa menjadi pemicu pergerakan signifikan ke depan.
Untuk saat ini, harga Bitcoin masih berada di kisaran USD82.000 - USD84.000 atau setara Rp1,34 miliar hingga Rp1,38 miliar.