Panduan Lengkap Menghadapi PHK, Ini yang Harus Dilakukan dalam 30 Hari Pertama

Ilustrasi PHK
Sumber :
  • VIVA.co.id/Andrew Tito

Jakarta, VIVA – Mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa terasa seperti pukulan berat, terutama jika datang secara tiba-tiba. Banyak orang merasa kehilangan arah, panik terhadap kondisi keuangan, dan tidak tahu harus mulai dari mana. 

img_title 12 Pekerjaan Bergaji Tinggi untuk Lulusan IT 2026, Ada yang Tembus Rp250 Juta Per Bulan!

Namun, justru di masa awal inilah penting bagi Anda untuk mengambil langkah-langkah terencana agar bisa segera bangkit. Masa 30 hari pertama setelah PHK adalah waktu krusial untuk menata ulang hidup, menyusun strategi karier, dan menjaga stabilitas emosional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari Business Insider, berikut langkah-langkah yang bisa membantu Anda menghadapi masa transisi ini dengan lebih tenang dan terarah.

img_title Daftar Jurusan Kuliah yang Diprediksi Tetap Dibutuhkan di Era Serba AI, Prospek Kerjanya Cerah hingga 2030!

Ilustrasi penggunaan aplikasi pengelola keuangan

Photo :
  • freepik.com/peoplecreations

1. Terima Kondisi dan Evaluasi Keuangan

img_title Peluang Karier Pengacara Terbuka, Lulusan S1 Hukum Perlu Tahu Tahapan Ini

Berikan waktu untuk diri sendiri untuk memproses perasaan. Tidak apa-apa jika Anda merasa sedih, marah, atau bingung. Hadapi emosi itu dengan jujur tanpa menekannya. Anda juga bisa membicarakan kondisi ini dengan teman dekat atau keluarga untuk meringankan beban mental. 

Di saat yang sama, mulailah meninjau kondisi keuangan. Hitung tabungan yang Anda miliki, pengeluaran tetap, dan apakah Anda mendapatkan pesangon. Jika tersedia, segera ajukan tunjangan pengangguran.

2. Siapkan Diri Secara Profesional

Mulailah memperbarui resume Anda dengan informasi dan pencapaian terbaru. Pastikan profil LinkedIn Anda mencerminkan kemampuan dan pengalaman Anda secara akurat. Mintalah umpan balik dari orang yang Anda percaya untuk memastikan kualitas dokumen profesional Anda. Selain itu, kumpulkan kembali portofolio pekerjaan terdahulu yang relevan dan minta referensi dari atasan atau kolega sebelumnya.

3. Bangun Skill Baru dan Jaringan

Gunakan waktu ini untuk mengembangkan keterampilan baru yang bisa meningkatkan nilai Anda di pasar kerja. Anda bisa mengikuti kursus online atau pelatihan singkat dari platform seperti Coursera atau Udemy. Selain itu, aktifkan kembali jaringan profesional Anda. Hubungi rekan kerja lama, ikut acara industri, atau terlibat dalam diskusi di media sosial profesional seperti LinkedIn.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Siapkan Strategi untuk Cari Pekerjaan Baru

Tentukan dengan jelas arah karier Anda ke depan. Buat daftar perusahaan yang sesuai dengan minat dan keahlian Anda, lalu atur notifikasi lowongan kerja dari berbagai platform. Saat melamar, sesuaikan surat lamaran dan resume untuk setiap posisi yang dituju. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut