IHSG Sesi I Merosot 0,38 Persen, Saham Ini Melesat Dua Digit

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Jakarta, VIVA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren koreksi pada akhir sesi pertama perdagangan Kamis, 31 Juli 2025. IHSG melemah 0,38 persen atau 28,89 poin ke level 7.520,99. 

img_title Bank Mandiri Jual Saham Inhealth Senilai Rp570 Miliar ke IFG Life, Begini Penjelasan BMRI

Pergerakan IHSG terpantau berada dalam kisaran area 7.515-7.567. Dengan membukukan nilai transaksi mencapai Rp 8,85 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koreksi IHSG ditekan penurunan hampir seluruh sektoral. Sektor infrastruktur anjlok 1,59 persen, sektor basic material tergerus 1,35 persen, sektor transportasi menyusut 1,21 persen.

img_title IHSG Naik ke 5.305, Akankah Penguatan Bursa Saham RI Berlanjut?

Sebaliknya, hanya sektor siklikal dan non siklikal yang berhasil mencatat hasil positif. Masing-masing menguat 0,85 persen dan 0,55 persen. 

IHSG

Photo :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

img_title Telkom Percepat Buyback Saham Rp4 Triliun, Ini Strategi di Balik Langkahnya

Phintraco Sekuritas melihat secara teknikal, terdapat potensi Deatch Cross pada MACD. Hal ini seiring dengan pembentukan Death Cross pada Stochastic RSI pada overbought area. 

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi lanjutkan pelemahan menuju level psikologis 7500 pada perdagangan sesi kedua perdagangan hari ini," demikian proyeksi Phintraco Sekuritas dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 31 Juli 2025. 

Phintraco Sekuritas turut melaporkan tiga emiten saham yang berhasil membukukan lompatan harga tertinggi sehingga masuk dalam jajaran top gainers. 

Unilever Indonesia Tbk (UNVR) 

Saham UNVR melesat dua digit sebesar 10,46 persen atau 160 poin hingga menembus area 1.690.

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)

Saham MAPI menyusul kenaikan pesat sebesar 7,21 persen atau 80 poin ke level 1.190.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA)

Saham MAP menguat 5,43 persen atau 35 poin menjadi 680. 

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffery Hendrik

Indonesia dan India Punya Aturan Tak Biasa soal Saham, Ini yang Diungkap BEI

BEI mengungkap Indonesia dan India jadi dua negara di dunia yang membuka informasi kepemilikan saham kepada publik untuk pemegang saham dengan porsi di atas 1 persen.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut