Orang Indonesia Ketergantungan sama YouTube dan Instagram

Ilustrasi YouTube.
Sumber :
  • VIVA/Misrohatun Hasanah

Edward menilai, fenomena ini menjadi peluang besar yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis, khususnya dalam perencanaan strategi periklanan.

img_title Komdigi Tegur YouTube Imbas Bigmo Promosikan Vape Libatkan Anak di Bawah Umur

"Sebetulnya kalau kita bisa melihat ini adalah kesempatan atau celah yang bisa digunakan pelaku-pelaku bisnis pada umumnya. Di media sosial, ini adalah pola yang mesti diketahui dan dipelajari lebih lanjut dalam perencanaan, misalnya perencanaan periklanan," ujar dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, hal ini semakin relevan karena tiga dari empat pengguna media sosial di Indonesia menyatakan pernah melakukan pembelian setelah melihat iklan di platform media sosial.

img_title Jadwal Pramusim Klub-klub Eropa yang Bisa Ditonton Gratis di Youtube, MU hingga AC Milan Siap Beraksi

“Itu sebabnya sangat penting untuk memahami hal ini, karena keputusan mereka (pengguna media sosial) bisa dipengaruhi melalui aplikasi tersebut. Ini menjadi sangat menarik, sebab mereka terekspos secara rutin, setiap hari, dengan media sosial,” ucap Edward.

Adapun survei yang dilakukan YouGov berlangsung pada 16 April–13 Mei 2025. Temuan dari survei ini diambil dari sampel online yang mewakili populasi nasional dengan lebih dari 1.000 responden Indonesia.

img_title Segini Penghasilan Artis-Selebgram dari Konten Eksklusif Instagram, Awkarin Tertinggi Tembus Hampir Rp600 Juta Sebulan
TikTok.

9 Juta Akun TikTok Anak Dinonaktifkan, Instagram 85 Ribu-Facebook 99 Ribu

Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan, pemerintah tidak hanya melihat jumlah akun anak yang telah dinonaktifkan oleh platform sebagai ukuran kepatuhan terhadap PP Tunas.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut