Sinyal Kuat dari Adhi Karya

Adhi Karya.
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin

Jakarta, VIVA – PT Adhi Karya (Persero) Tbk mengumumkan telah melunasi Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Seri A senilai Rp1,28 triliun, salah satu yang on-time di antara BUMN Karya Tbk di tahun ini.

img_title Rampingkan Anak Usaha, Danantara Dorong Brantas Abipraya Perkuat Fokus dan Nilai Keberlanjutan

Pelunasan ini menjadi sinyal positif yang memperkuat pondasi keuangan perusahaan, khususnya menjelang rencana pembentukan holding BUMN Karya yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kinerja keuangan ADHI memperlihatkan ketahanan yang cukup baik pada semester pertama tahun ini. Di tengah perlambatan industri, pertumbuhan laba kotor perseroan sekitar 10 persen.

img_title Prabowo Dorong Kerja Sama Investasi Indonesia dengan Rusia Lewat Danantara-RDIF

Kemudian, liabilitas yang sudah turun 18,8 persen di 2024, kembali turun 8 persen YoY per kuartal II 2025.

Penurunan liabilitas yang berkelanjutan ini menegaskan komitmen dalam pemenuhan kewajiban, serta menguatkan kredibilitas ADHI di mata mitra perbankan.

img_title Cuma Diajak Rapat, Purbaya Bantah Danantara Bakal Gabung ke KSSK

Corporate Secretary ADHI, Rozi Sparta, mengatakan bahwa keberhasilan pelunasan obligasi ini secara signifikan menurunkan beban utang perusahaan, sekaligus memperkuat posisi tawar di mata investor maupun pemegang saham.

“Langkah ini mempertegas komitmen kami dalam pengelolaan risiko keuangan dan akuntabilitas perusahaan. Kami optimistis, dengan kondisi finansial yang makin solid ini, ADHI akan mampu menjalankan peran strategisnya secara optimal dalam holding BUMN Karya,” ungkapnya di Jakarta, Senin, 15 September 2025.

Rozi juga menjelaskan bahwa status ADHI sebagai perusahaan terbuka menjadi modal utama dalam menghadapi proses konsolidasi ini.

Menurutnya, transparansi dan kepatuhan terhadap tata kelola korporasi bukan beban, melainkan keunggulan strategis.

“Pelunasan obligasi tepat waktu menjadi bukti komitmen kami menjaga kepercayaan investor sekaligus memperkuat profil likuiditas secara disiplin. Kami yakin kapasitas ini menjadi nilai tambah bagi integrasi BUMN Karya yang sedang dikoordinasikan Danantara,” jelas dia.

Sebagai informasi, ADHI memiliki kapasitas teknis dan portofolio berkelanjutan dalam proyek-proyek strategis nasional.

Di perkeretaapian, ADHI memperlihatkan kompetensi teknisnya dalam pembangunan LRT Jabodebek dengan membawa inovasi struktur U-shape girder dan kontruksi bentang panjang yang meraih rekor MURI di koridor padat lalu lintas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jaringan kereta sepanjang ±44 km dengan 18 stasiun ini juga baru mencatat rekor 118.114 penumpang dalam satu hari (1 Juli 2025).

Pada sisi keberlanjutan, ADHI memperkuat ekonomi sirkular kota melalui RDF Plant Bantargebang dan FPLT Medan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut