OJK Kaji Proposal Patriot Bond Danantara, Ini yang Disoroti

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar.
Sumber :
  • Antara.

Jakarta, VIVA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa sedangĀ mengkaji secara mendalam proposal Patriot Bond, yang diajukan oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia.

img_title Gaungkan Investasi di Pasar Modal dan Kesehatan Diri, SRO Bursa Gelar Capital Market Run 2026

Patriot Bond sendiri ditargetkan bakal menghimpun dana senilai Rp50 triliun, yang diterbitkan dalam dua seri.Ā Yaitu, seri dengan jangka tenor lima tahun dan tujuh tahun. Kedua seri tersebut menawarkan imbal hasil sebesar dua persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK Mahendra Siregar mengatakan tengah melakukan diskusi dengan Danantara Indonesia.Ā Agar, proses yang dilakukan berjalan secaraĀ prudentĀ dan memenuhi aspekĀ tata kelola korporasi yang baik (Good Corporate Governance/GCG).

img_title Anggaran Pendidikan Gratis Perguruan Tinggi Negeri Bukan dari Danantara

ā€œKami melakukan diskusi dengan pihak Danantara, dan nanti tentu proses yang dilakukan adalah secaraĀ prudentĀ dan secaraĀ governanceĀ yang baik. Sehingga, seluruh persyaratan-persyaratan terpenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,ā€ ujar Mahendra setelah menghadiri Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Jakarta, Jumat, 10 Oktober 2025.

Dia mengungkapkan, setelah proses pendalaman, OJK baru bisa memfasilitasi penerbitan instrumen surat utang perdana Danantara Indonesia tersebut dengan sebaik-baiknya.

img_title Danantara Kaji Skema Pendanaan Perpanjangan Rute LRT

BPI Danantara.

Photo :
  • Dok. Danantara

ā€œSehingga, kami pada gilirannya bisa memfasilitasi penerbitan dari Patriot Bond itu dengan sebaik-baiknya,ā€ ujar Mahendra.

Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani memastikan pendaftaran izin registrasi Patriot Bond ke OJK akan selesai pada Oktober 2025.

Obligasi yang diharapkan menghimpun dana senilai Rp50 triliun tersebut, akan digunakan untuk proyek energi baru dan terbarukan (EBT), serta konversi sampah menjadi energi (Waste to Energy).

Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Photo :
  • Istimewa

Presiden Prabowo Subianto memuji Patriot Bond yang diluncurkan oleh Danantara Indonesia untuk membiayai berbagai program pembangunan nasional termasuk pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) pada 33 lokasi di berbagai daerah Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Patriot Bond ditargetkan menghimpun dana senilai Rp50 triliun, yang diterbitkan dalam dua seri, yaitu seri dengan jangka tenor lima tahun dan tujuh tahun. Kedua seri tersebut menawarkan imbal hasil sebesar dua persen. (Ant)

Presiden Prabowo, Danantara, dan jajaran kabinet

Langkah Danantara Revitalisasi Industri Tekstil Bakal Perkuat Fondasi Industri Nasional

Langkah itu ditempuh Prabowo di tengah kondisi industri tekstil nasional yang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persaingan global hingga perubahan rantai pasok.

img_title
VIVA.co.id
26 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut