Wisatawan Indonesia Khawatir sama AI

Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Sumber :
  • Analytics Insight

Selain menentukan rute dan mencari informasi, AI dalam perencanaan perjalanan sering kali juga berperan dalam pemesanan hotel dan bahkan tiket, yang mau tidak mau mengharuskan pembagian data pribadi oleh penggunanya.

img_title Laptop Tipis Makin Pintar Berkat Prosesor Baru Ini

Survei Kaspersky mengungkapkan bahwa tidak semua wisatawan siap mempercayakan informasi pribadi mereka kepada AI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hampir separuh (48 persen) responden melihat risiko keamanan dalam penggunaan AI dan berusaha untuk tidak membagikan data sensitif apa pun dengannya.

img_title Ekspansi Bisnis di Indonesia, SearchInform Perkuat Layanan di Asia Tenggara

Bersama dengan 37 persen responden yang tidak terlalu khawatir tentang keamanan AI tetapi tetap berhati-hati saat menggunakannya, 86 persen responden yang menggunakan AI untuk perencanaan perjalanan juga mempertimbangkan keamanan data saat menggunakan alat-alat ini.

Hanya 14 persen wisatawan yang yakin bahwa pembagian data apa pun dengan AI sepenuhnya aman. Di antara individu yang lebih muda (usia 18-34 tahun), kekhawatiran tentang keamanan layanan AI bahkan lebih tinggi, dengan 52 persen responden waspada dalam membagikan data pribadi mereka dengan AI.

img_title 402 Konsultasi Dokter Diuji, Begini Hasil Evaluasi AI Kesehatan

Generasi yang lebih tua (55+ tahun), sebaliknya, sedikit kurang berhati-hati dalam hal penggunaan AI. Hanya 42 persen yang menyadari potensi risiko AI, sementara 44 persen tidak melihat banyak ancaman keamanan, tetapi memilih berbagi secara selektif, menunjukkan pendekatan yang bertahap terhadap keamanan AI.

Menurut survei tersebut, wisatawan di Spanyol, Inggris, Indonesia, Malaysia, dan Afrika Selatan menunjukkan kekhawatiran yang lebih besar tentang risiko terkait AI, sementara wisatawan di China, Uni Emirat Arab (UEA), dan Arab Saudi sebaliknya menunjukkan keyakinan yang lebih tinggi terhadap keamanan sistem AI.

Menurut Vladislav Tushkanov, manajer grup AI Technology Research Center Kaspersky, survei ini menyoroti tingkat kehati-hatian yang patut diperhatikan di antara para wisatawan yang menggunakan AI, dan hal itu menunjukkan sebuah pertanda baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sikap rasional sangat penting untuk semua jenis interaksi online, terutama dalam hal berbagi data pribadi. Bagaimana pun, percakapan 'pribadi' pengguna dengan AI masih dapat terpapar ancaman siber, atau penawaran menarik yang ditemukan oleh chatbot mungkin ternyata hanyalah skema penipuan.

"Ini bukan berarti Anda harus meninggalkan perangkat digital ini sepenuhnya. Sebaliknya, tetaplah waspada, hindari berbagi informasi pribadi secara berlebihan, dan pikirkan baik-baik saat memilih tugas yang dapat Anda berikan kepada AI," tegas dia.

Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

AI Mulai Masuk Kelas, tapi Peran Guru Tak Tergeser

Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) kini mulai menjadi bagian dari dunia pendidikan. Teknologi ini tidak hanya bantu pekerjaan administratif, tetapi juga ..

img_title
VIVA.co.id
25 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut