Donald Trump Diskakmat Xi Jinping

Perang Dagang China dan Amerika Serikat (AS).
Sumber :
  • Data Driven Investor

Mereka telah mengembangkan kumpulan bakat yang luas di bidangnya, sementara jaringan penelitian dan pengembangannya bertahun-tahun lebih maju daripada pesaingnya.

img_title Pembatasan Imigrasi Tetap Jadi Kampanye Donald Trump Jelang Pemilu Sela

Sementara AS dan negara lain berinvestasi besar-besaran untuk mengembangkan alternatif bagi China untuk pasokan logam tanah jarang, mereka masih jauh dari mencapai tujuan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sekali pun AS dan semua sekutunya menjadikan pengolahan logam tanah jarang sebagai proyek nasional, saya rasa perlu waktu setidaknya lima tahun untuk mengejar ketertinggalan dari China," tegas dia.

img_title Robot Pendamping Keluarga, Mobo Laku Keras, Catat 10 Ribu Calon Pelanggan di Seluruh Dunia

Angka resmi terbaru dari China menunjukkan bahwa ekspor mineral penting turun pada September 2025 lebih dari 30 persen dibandingkan tahun lalu. Namun, analis mengatakan ekonomi China tidak mungkin terganggu oleh penurunan ekspor.

Logam tanah jarang hanya merupakan bagian yang sangat kecil dari ekonomi China yang mencapai US$18,7 triliun per tahun, kata Prof Sophia Kalantzakos dari Universitas New York. Beberapa perkiraan menyebutkan nilai ekspor kurang dari 0,1 persen dari produk domestik bruto (PDB) tahunan China.

img_title Trump Incar Target Baru di Iran, Mojtaba Khamenei Peringatkan AS Perang Bisa Lebih Panjang

Meskipun nilai ekonomi logam tanah jarang bagi China mungkin kecil, namun, nilai strategisnya sangat besar, karena hal itu memberi Beijing lebih banyak pengaruh dalam perundingan dengan AS. "Apa yang dilakukan China baru-baru ini adalah "mempersiapkan diri" menjelang perundingan dagang dengan AS," ungkap Kalantzakos.

Ilustrasi kecerdasan buatan (AI).

Tegas, PM China Sebut AI Harus Tetap Jadi Alat bagi Manusia, Bukan Pengganti

Perdana Menteri Dewan China, Li Qiang menyebut perkembangan kecerdasan buatan (AI) harusnya jadi pembebasan manusia dan bukannya menggantikan manusia

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut