Deretan Mata Uang Kripto Terbesar 2025, Adakah yang Bisa Geser Bitcoin? 

Bitcoin dan aset kripto.
Sumber :
  • Global Compilance News

Jakarta, VIVA – Pasar aset kripto global pada 2025 memasuki fase penting yang menunjukkan semakin matangnya industri ini. Lonjakan kapitalisasi, inovasi teknologi blockchain, dan meningkatnya minat dari investor institusional membuat dinamika kripto tidak lagi sekadar tren musiman. 

img_title TOKEN2049 Singapore 2026, Industri Kripto Global Dinilai Terus Berkembang

Ekosistem itu kini berkembang menjadi sistem keuangan alternatif yang berlapis, mulai dari jaringan layer-1, solusi layer-2, hingga token utilitas dan ekosistem likuiditas. Di tengah perkembangan tersebut, stablecoin juga semakin memegang peranan besar sebagai alat transaksi yang stabil di dunia digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di saat bersamaan, proyek-proyek baru terus bermunculan dan mempengaruhi peta persaingan. Kapitalisasi pasar yang kini mendekati total sekitar US$3 triliun atau setara Rp50.100 triliun membuat kebutuhan investor terhadap gambaran besar aset kripto semakin penting. 

img_title OJK Siapkan Aturan Stablecoin pada 2027, Begini Dampaknya bagi Pengguna Aset Kripto

Banyak di antara mereka ingin memahami aset mana yang paling dominan, paling stabil, atau paling relevan dengan perkembangan teknologi blockchain saat ini. Kondisi inilah yang kemudian membuat daftar kripto terbesar 2025 versi CoinMarketCap menjadi acuan.

Melansir dari Visual Capitalist, Rabu, 26 November 2025, Bitcoin tetap menjadi mata uang kripto terbesar di dunia, mendekati kapitalisasi pasar US$2 triliun pada 2025 atau Rp33.400 triliun. Sementara itu, stablecoin seperti Tether dan USDC kini menempati posisi signifikan di pasar. Berikut daftar selengkapnya:

img_title Transaksi Kripto Tembus Rp171 Triliun, Industri Kripto Genjot Literasi

Daftar 14 Kripto Terbesar di 2025

Bitcoin.

Photo :
  • Dok. Istimewa

Ranking berdasarkan kapitalisasi pasar:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Bitcoin — US$1.997.165.600.925 (Rp33.353 triliun)
2. Ethereum — US$391.239.568.163 (Rp6.532 triliun)
3. Tether — US$183.930.453.416 (Rp3.072 triliun)
4. XRP — US$140.020.028.628 (Rp2.338 triliun)
5. BNB — US$127.574.296.502 (Rp2.130 triliun)
6. Solana — US$80.406.801.155 (Rp1.343 triliun)
7. USDC — US$75.575.532.783 (Rp1.263 triliun)
8. TRON — US$27.726.199.749 (Rp463 triliun)
9. Dogecoin — US$24.884.478.723 (Rp415 triliun)
10. Cardano — US$19.037.021.093 (Rp318 triliun)
11. Hyperliquid — US$13.036.113.804 (Rp218 triliun)
12. Chainlink — US$10.165.780.197 (Rp169 triliun)
13. Bitcoin Cash — US$10.119.032.710 (Rp168 triliun)
14. Stellar — US$8.659.896.374 (Rp144 triliun)

Di luar daftar tersebut, token berbasis komunitas juga masih bertahan, termasuk Dogecoin, Shiba Inu, dan Pepe, yang tetap menonjol karena pengaruh budaya meskipun fundamentalnya lebih volatil.

Bitcoin.

Mulai 2027, Transaksi Kripto di Luar Negeri Bisa Terlacak Otoritas Pajak RI

Mulai 2027, Indonesia bertukar informasi pajak kripto lintas negara melalui kerangka OECD. Simak cara kerja sistem dan jumlah pengguna aset digital di RI.

img_title
VIVA.co.id
15 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut