Indosat Kerahkan 'Alat Perang' ke Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat

Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison Desmond Cheung.
Sumber :
  • Dok. IOH

Jakarta, VIVA – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bergerak cepat memulihkan jaringan telekomunikasi dan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

img_title Cilacap Dilanda Banjir-Tanah Longsor Imbas Hujan Deras Tak Berhenti Sejak Jumat Malam

Sejak awal bencana, Indosat berupaya meminimalisir dampak gangguan layanan telekomunikasi agar masyarakat tetap bisa terhubung dengan keluarga dan memperoleh informasi penting selama masa darurat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Upaya ini sejalan dengan komitmen Indosat menghadirkan layanan andal, termasuk pada saat masyarakat menghadapi situasi paling menantang.

img_title Antisipasi Musim Hujan, Pramono Tak Akan Pangkas Anggaran Penanganan Banjir di Jakarta

Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison Desmond Cheung menjelaskan bahwa tantangan pemulihan jaringan kali ini cukup kompleks karena pemadaman listrik, akses jalan yang terputus, serta kerusakan jalur fiber optik akibat banjir dan tanah longsor.

"Prioritas kami adalah mempercepat pemulihan dengan tetap mengedepankan keselamatan tim. Kami mengoperasikan genset permanen maupun portabel dengan tambahan pasokan BBM untuk mengatasi pemadaman listrik, sekaligus menyediakan satellite link pada hub-hub utama untuk memulihkan transmisi ketika jalur fiber terputus," kata dia, dalam konferensi pers virtual, Kamis, 4 Desember 2025.

img_title Banjir dan Longsor Terjang Aceh Selatan, 4 Desa Terendam, Jalan Nasional Terdampak

Ia juga telah berkoordinasi secara erat dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), yang secara langsung dipimpin oleh Menkomdigi Meutya Hafid, serta bekerja bersama pemerintah daerah, PLN, BPBD, TNI, penyedia infrastruktur, dan masyarakat setempat.

"Dukungan bersama ini memungkinkan tim Indosat membuka akses, mempercepat mobilitas peralatan, dan mempercepat pemulihan layanan," ungkap Desmond.

Berkat sinergi tersebut, pemulihan jaringan menunjukkan progres signifikan. Hingga 3 Desember 2025, layanan di sebagian besar wilayah terdampak telah kembali berfungsi secara bertahap, termasuk 50 persen wilayah Aceh, 92 persen wilayah Sumatra Utara, dan lebih dari 97 persen wilayah Sumatra Barat beroperasi dengan normal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain upaya teknis, Indosat juga menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak. Bantuan berupa makanan siap santap, air minum, alas tidur, selimut, perlengkapan kebersihan diri, serta kartu perdana IM3 dan Tri yang didistribusikan melalui posko resmi di Padang Pariaman dan Langkat, dengan prioritas kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta ibu dengan bayi.

"Kami terus memantau kondisi jaringan dan kebutuhan masyarakat di lapangan, serta menyesuaikan dukungan sesuai situasi," tuturnya.

Ilustrasi tanah longsor.

Bencana Tanah Longsor di Lumajang Dipicu Hujan Deras, 2 Orang Tewas

Dua orang tewas yakni Imron Rosadi (40) dan anaknya Hilya (9) karena rumah yang ditempati tertimpa tanah longsor di Desa Tamanayu, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut