Air Bersih Jadi Nyawa

Banjir menggenangi jalan dan pemukiman di Aceh Tamiang, Aceh.
Sumber :
  • FB

Jakarta, VIVA — Bantuan mulai menjangkau sejumlah kawasan yang sebelumnya terisolir akibat banjir besar di Aceh Tamiang dan Langsa.

img_title Teknologi Baru Mobil Hybrid Siap Hadapi Banjir

Di tengah keterbatasan akses dan logistik, tim PTPN IV Regional VI menjadi salah satu pihak yang menembus kawasan genangan tinggi untuk menyalurkan air bersih dan kebutuhan pokok bagi warga yang dalam dua pekan terakhir hidup tanpa kepastian pasokan dasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kampung Alur Bemban di Aceh Tamiang menjadi salah satu lokasi yang baru menerima bantuan setelah berhari-hari terputus dari akses luar.

img_title Gubernur Bobby Pastikan Penanganan Banjir Jalan Letda Sujono Dimulai 2027

Banjir yang melanda sejak dua pekan lalu membuat sejumlah jalur utama tidak dapat dilalui kendaraan. Sejumlah desa hanya bisa dijangkau dengan jalur alternatif. Kondisi itu membuat sebagian warga baru menerima bantuan setelah menunggu berhari-hari.

Region Head Regional VI PTPN IV Yudi Cahyadi mengatakan bahwa percepatan distribusi bantuan dilakukan sebagai respons darurat terhadap situasi di lapangan.

img_title 1.730 Bencana Melanda Indonesia hingga September 2026, Terbanyak Karhutla dan Banjir

“Dalam kondisi seperti ini, yang terpenting adalah kecepatan dan ketepatan, dan semaksimal mungkin kami bergerak supaya warga tidak semakin terpuruk. Banyak desa yang terisolir, dan kebutuhan paling mendesak adalah air bersih serta pangan,” ungkapnya, dalam keterangan tertulis, Jumat, 5 Desember 2025.

Tim PTPN IV membawa drum air bersih serta paket kebutuhan pokok berisi beras, mie instan, minyak goreng, dan telur.

Bantuan itu disalurkan ke beberapa titik terdampak, termasuk Desa Tanjung Seumantoh di Kecamatan Karang Baru — salah satu desa dengan genangan tertinggi — serta kawasan Langsa Lama, Desa Alue Bulu, hingga pemukiman sekitar Afdeling I, II, dan III Kebun Lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Langsa Baroh, warga Perumahan Karyawan Afdeling II dan III di Desa Paya Tampah juga menerima suplai air bersih dan sembako, setelah jalur menuju permukiman itu sempat terputus.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama yang rumahnya rusak parah dan kehilangan akses terhadap kebutuhan pokok,” katanya.

Tersangka dan barang bukti kasus dugaan pembalakan liar hingga mengakibatkan bencana banjir di Sumatra Utara dilimpahkan

Babak Baru Kasus Pembalakan Liar Picu Banjir Sumut, 3 Tersangka Diseret ke Meja Hijau

Kasus dugaan pembalakan liar yang dikaitkan dengan bencana banjir di Sumatra Utara memasuki babak baru. Bareskrim melimpahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan.

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut