Airlangga Buka Suara soal Wacana Naiknya Limit Investasi Dapen & Asuransi di Pasar Modal

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
Sumber :
  • [tangkapan layar]

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, buka suara soal langkah mereformasi pasar modal, termasuk soal wacana menaikkan limit atau batas investasi bagi perusahaan dana pensiun (dapen) dan asuransi.

img_title Ruben Onsu Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Duit Rp3,5 Miliar yang Dipersoalkan dalam Kasus Investasi

Sebab selain langkah demutualisasi, upaya mereformasi pasar modal juga mencakup upaya menaikkan batas investasi bagi perusahaan-perusahaan dapen dan asuransi dari yang sebelumnya maksimum 8 persen menjadi 20 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Airlangga menegaskan, pihaknya tidak khawatir dengan rencana kenaikan batas investasi tersebut.

img_title MSIG Life Catat Bayar Klaim Asuransi Peserta Rp 545 Miliar Sepanjang Semester I-2026, Ini Rinciannya

Menko bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Kepresidenan

Photo :
  • Biro Pers Sekretariat Presiden

Namun, Dia menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan dapen dan asuransi itu sejatinya bisa menaruh investasi di saham-saham yang baik dan berfundamental kuat.

img_title Menko Airlangga Bantah Tuduhan AS soal RI Lakukan Penipuan Transshipment

"Indonesia membuka kesempatan dana pensiun melakukan investasi di saham-saham yang baik dan dengan fundamental kuat," kata Airlangga di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.

Dia juga mengaku memberikan lampu hijau terhadap langkah investasi bagi perusahaan-perusahaan seperti Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan), serta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) untuk melantai di pasar modal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Airlangga bahkan merekomendasikan beberapa saham seperti misalnya LQ45, yang merupakan sekumpulan saham yang diperjualbelikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan likuiditas tinggi. 

"Dan ini tentu saham yang fundamentalnya kuat antara lain LQ45," ujarnya.

Prudential Syariah

Perlindungan Asuransi Jiwa Syariah Jaga Kelangsungan Pendidikan Bagi 700 Murid Yayasan di Bandung

Sebuah manfaat asuransi jiwa syariah pada akhirnya mampu menyelamatkan kelangsungan proses pendidikan bagi 700 orang murid, pada sebuah yayasan pendidikan di Bandung.

img_title
VIVA.co.id
21 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut