Ekonomi RI Diramal Melesat Tahun Ini

Ilustrasi ekonomi dan investasi.
Sumber :
  • pexels.com/energepic.com

Jakarta, VIVA - Ekonomi Indonesia diprediksi akan memasuki fase pertumbuhan yang lebih siklikal, dengan PDB Indonesia diproyeksikan tumbuh 5,2 persen pada 2026, atau meningkat dari proyeksi 5 persen di 2025.

img_title Hadiri AEM 2026, Wamendag Roro Dorong ASEAN Perbesar Peluang Bagi Pelaku Usaha Nasional

Senior Economist Standard Chartered atau Stanchart Indonesia Aldian Taloputra memaparkan bahwa dari sisi kebijakan moneter, Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan sikap yang berhati-hati sepanjang tahun ini. Sikap bank sentral dilakukan dengan menyeimbangkan stabilitas eksternal serta dukungan terhadap pertumbuhan domestik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Merujuk laporan “Global Market Outlook 2026 – Blowing Bubbles?”, Stanchart turut menyoroti bahwa meskipun valuasi sejumlah aset telah meningkat, kondisi saat ini belum menunjukkan karakteristik bubble sistemik seperti pada periode sebelumnya.

img_title Menko Cak Imin Tegaskan Sinergi Pemerintah dan Media Buka Akses Pasar bagi Ekonomi Lokal

Laporan juga memproyeksikan bahwa aset berisiko, khususnya ekuitas, masih berpotensi mencatat kinerja positif pada 2026 yang didorong oleh pertumbuhan laba perusahaan, termasuk dari tema struktural seperti adopsi teknologi dan AI (kecerdasan buatan).

Dalam laporannya, Standard Chartered mengidentifikasi tiga tema utama investasi 2026, termasuk tema ekuitas dengan fokus pada pasar yang ditopang pertumbuhan laba.

img_title Dongkrak Devisa dan Ekonomi RI, InJourney Optimis Grand Prix of Indonesia 2026 Jadi Pariwisata Kelas Dunia

Selanjutnya, tema income khususnya obligasi emerging markets yang menawarkan yield menarik sekaligus diversifikasi, serta tema diversifiers, seperti emas dan strategi alternatif, untuk membantu meredam volatilitas portofolio.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendekatan ini menekankan pentingnya diversifikasi lintas kelas aset dan kawasan, serta alokasi portofolio yang lebih terstruktur, mencakup komponen inti (core), taktis (tactical), dan oportunistik (opportunistic), agar investasi dapat menyeimbangkan potensi imbal hasil dengan pengelolaan risiko jangka panjang.

"Meski begitu, kami tetap optimistis terhadap potensi investasi jangka panjang Indonesia, di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan. Langkah-langkah reformasi yang cepat dari regulator, serta fokus yang berkelanjutan pada fundamental ekonomi, menjadi pondasi penting untuk pemulihan," kata Aldian, Sabtu, 7 Februari 2026.

Polisi tangkap pria (kanan) pemeran konten asusila sesama jenis (gay) bertajuk A Day in My Life

Pengakuan Pemeran A Day in My Life, Alasan Mereka Buat Puluhan Video Porno Gay

Motif dua pria yang menjadi tersangka kasus pembuatan dan penjualan konten asusila sesama jenis bertajuk A Day in My Life akhirnya terungkap. Alasannya ekonomi.

img_title
VIVA.co.id
22 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut