Kemenperin Buka-bukaan Asal Mula Heboh soal PHK Karyawan Mie Sedaap

Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif.
Sumber :
  • Antara.

Jakarta, VIVA – Kementerian Perindustrian buka-bukaan terkait isu pemutusan hubungan kerja (PHK) di pabrik Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur. Ditegaskan bahwa tidak ada PHK terhadap pekerja tetap perusahaan itu, melainkan pengurangan tenaga kerja outsourcing seiring normalisasi produksi setelah lonjakan permintaan musiman.

img_title Mendikdasmen Beri Kabar Baik! Guru Non ASN Tak Akan di-PHK Meski Tidak Lulus Tes CPNS

Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif mengatakan, pihaknya telah meminta penjelasan langsung kepada industri yang bersangkutan. Menurut dia, perusahaan sebelumnya meningkatkan kapasitas produksi menjelang hari besar keagamaan karena lonjakan permintaan. Untuk memenuhi kenaikan produksi tersebut, perusahaan merekrut sejumlah tenaga kerja outsourcing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mereka meningkatkan produksinya menjelang hari besar keagamaan dan untuk peningkatan produksi itu mereka merekrut sejumlah tenaga kerja outsourcing, bukan tenaga kerja permanen, dan produksi itu sebagaimana dengan produksi industri makanan minuman yang menghadapi demand seasonal,” ujar Febri di Jakarta, dikutip, Jumat, 27 Februari 2026.

img_title 1.100 Buruh Sepatu di Lebak Kena PHK, Berharap Bisa Bekerja Lagi

Febri menjelaskan, pola serupa terjadi di sejumlah industri padat karya, termasuk industri makanan dan minuman maupun tembakau. Dalam industri tembakau, misalnya, penyerapan tenaga kerja meningkat saat musim panen dan produksi sedang tinggi. Setelah masa produksi selesai, tenaga kerja tambahan yang bersifat sementara biasanya dihentikan sesuai kontrak.

Dia menjelaskan sebelum hari raya keagamaan, industri umumnya telah meningkatkan produksi sekitar dua bulan sebelumnya untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, dengan puncak produksi terjadi sekitar sebulan sebelum perayaan. Setelah periode tersebut, kata Febri, volume produksi kembali ke tingkat normal.

img_title 63.789 Pekerja Kena PHK, DPR Desak Pemerintah Kawal Hak Mereka Dipenuhi Perusahaan

Sebelumnya, beredar informasi di media sosial bahwa sekitar 400 pekerja di perusahaan produsen Mie Sedaap dirumahkan beberapa hari sebelum memasuki bulan Ramadhan. Dalam suatu unggahan di media sosial, ratusan pekerja tersebut mendapat informasi PHK hanya melalui pesan WhatsApp. Padahal kontrak kerja dari ratusan pekerja itu masih berjalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karunia Alam Segar (PT KAS), produsen Mie Sedaap, memastikan operasional pabriknya tetap berjalan normal dan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan di pabrik Mie Sedaap Gresik, Jawa Timur.

Human Resources & General Affairs PT Karunia Alam Segar, Peter Sindaru dalam pernyataan diterima di Jakarta, Rabu (25/2) menyampaikan bahwa kegiatan produksi berlangsung sesuai perencanaan, dan tetap menyesuaikan dengan dinamika permintaan pasar sebagai bagian dari industri manufaktur padat karya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut