BPS: Wisatawan Mancanegara Tembus 1,01 Juta Kunjungan di Januari 2026

Sejumlah wisatawan mancanegara mengunjungi objek wisata di Bali. (IlustrasI)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

VIVA – Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono melaporkan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Januari 2026 mencapai 1,01 juta kunjungan.

img_title Ada Demo di Jakarta Hari Ini, KAI Ungkap Kondisi Terbaru Perjalanan Kereta dari Gambir

Jumlah itu meningkat 1,11 persen secara year-on-year (yoy), dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Wisman yang datang melalui pintu masuk utama turun 17,06 persen secara bulanan, tetapi secara tahunan atau year-on-year naik 1,1 persen," kata Ateng dalam telekonferensi, Senin, 2 Maret 2026.

img_title Kabut Asap dari Indonesia Berdampak pada Pariwisata Singapura, Pesanan Liburan Turun 30 Persen

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono

Photo :
  • [Istimewa]

Dia mengatakan, kunjungan wisman tersebut tercatat melalui sejumlah pintu masuk utama, yakni bandar udara internasional, pelabuhan laut internasional, serta pos lintas batas (PLB).

img_title Mau Liburan Tanpa Ribet? Ini yang Perlu Disiapkan Selain Tiket Pesawat dan Hotel

Selain indikator kunjungan wisatawan mancanegara, BPS juga mencatat perkembangan perjalanan wisatawan nusantara (wisnus). Pada Januari 2026, jumlah perjalanan wisnus mencapai 102,04 juta perjalanan atau turun 0,93 persen dibandingkan Januari 2025.

Di sisi lain, menurutnya, pergerakan penumpang pada beberapa moda transportasi masih menunjukkan pertumbuhan pada awal tahun ini.

BPS mencatat jumlah penumpang angkutan kereta api pada Januari 2026 mencapai 48,10 juta orang atau meningkat 10,94 persen dibandingkan Januari 2025. Peningkatan juga terjadi pada penumpang angkutan udara internasional yang mencapai 1,77 juta orang atau naik 2,04 persen secara tahunan.

Sementara itu, keberangkatan penumpang angkutan udara domestik tercatat sebesar 4,92 juta orang atau turun 3,33 persen dibandingkan Januari tahun lalu. Ateng menyampaikan, jumlah penumpang angkutan laut domestik juga menurun 0,55 persen menjadi 2,61 juta penumpang.

Penurunan juga terjadi pada penumpang angkutan sungai, danau, dan penyeberangan (ASDP) yang tercatat 4,29 juta orang atau turun 3,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BPS juga mencatat jumlah barang yang diangkut menggunakan moda angkutan laut domestik pada Januari 2026 mencapai 37,49 juta ton atau turun 1,05 persen dibandingkan Januari 2025. Selain itu, jumlah barang yang diangkut menggunakan kereta api tercatat sebesar 5,33 juta ton atau turun 7,90 persen secara tahunan.

"Sementara jumlah barang yang diangkut melalui angkutan udara domestik tercatat 53 ribu ton atau turun 13,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ujarnya.

Ilustrasi Monas Jakarta

Pemprov Bocorkan Sejumlah Faktor Turunnya Angka Kemiskinan di DKI: Jakarta Berada di Bawah 4 Persen

Pemprov DKI Jakarta bocorkan sejumlah faktor yang mendorong turunnya angka kemiskinan di Ibu Kota menjadi 3,96 persen. Hal ini diucapkan Staf Khusus Gubernur,

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut