Begini Strategi Pemerintah Hadapi Arus Balik Lebaran Supaya Lancar

Menhub Dudy Purwagandhi
Sumber :
  • Antara.

Jakarta, VIVA – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyiapkan strategi menghadapi arus balik Lebaran 1447 Hijriah lintas penyeberangan Sumatera-Jawa guna memastikan perjalanan kembali berjalan terkendali, selamat, aman dan lancar.

img_title Dave Laksono: Kinerja Bahlil Tak Cukup Dinilai dari Survei Celios

Dudy mengatakan, pihaknya telah bergerak cepat melakukan evaluasi sejumlah titik krusial pada puncak arus mudik Lebaran 2026, sekaligus menyiapkan langkah antisipatif untuk memastikan arus balik di lintas penyeberangan Sumatra-Jawa berjalan aman dan lancar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Puncak arus mudik sudah kita lewati. Saat ini, fokus kita adalah memastikan arus balik dapat dikelola lebih baik, dengan respons yang lebih cepat serta strategi yang lebih matang,” kata Menhub sebagaimana keterangan di Jakarta, Minggu, 22 Maret 2026.

img_title 25,1 Juta Warga Desil 1 hingga 4 Berusia 17 Tahun ke Atas Bakal Dapat Rekening Gratis dari Pemerintah

Puncak Arus Balik Nataru, Tol Jakarta-Cikampek Padat Merayap

Photo :
  • Agung Prasetio/tvOne/Karawang

Dia menyampaikan, pihaknya telah menggelar rapat evaluasi dan koordinasi di Kantor PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Merak, Minggu, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

img_title Warga Sampang Diduga Jadi Korban TPPO di Libya, Anggota DPR: Pemerintah Harus Pastikan Keselamatannya

Menghadapi arus balik, Menhub menginstruksikan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesiapsiagaan melalui skenario yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika di lapangan.

Sejumlah strategi telah disiapkan, antara lain percepatan aktivasi tiba–bongkar–berangkat (TBB) saat terjadi peningkatan kendaraan, disertai simulasi kapasitas layanan pada skema 5 dan 6 dermaga guna memastikan daya tampung optimal.

Antisipasi juga dilakukan terhadap potensi titik crossing di Bakauheni agar tidak menghambat arus bongkar muat, serta optimalisasi rest area melalui koordinasi intensif dengan Kepolisian dalam pengaturan distribusi dan arus kendaraan.

Selain itu, dilakukan evaluasi penggunaan dermaga non-TBB dan pengaturan jumlah kapal agar tetap efisien, serta menyiapkan opsi penggunaan lintas alternatif Pelabuhan Panjang–Krakatau Bandar Samudra (KBS) apabila terjadi penumpukan kendaraan.

Pemanfaatan teknologi juga diperkuat melalui penggunaan drone untuk pemantauan secara real-time, khususnya di wilayah Bakauheni, guna mengidentifikasi potensi antrean secara cepat dan akurat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi hulu, optimalisasi buffer zone, rest area dalam penerapan mekanisme delaying system di Pulau Sumatra dilakukan melalui koordinasi bersama Korlantas Polri untuk menahan kendaraan sebelum memasuki pelabuhan.

Selain itu, peningkatan kewaspadaan dilakukan pada titik rawan, seperti area penjualan oleh-oleh di turunan flyover yang berpotensi menimbulkan hambatan lalu lintas.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut