IHSG Diproyeksi Rebound ke 7.779, Cek 5 Saham Potensial Cuan Hari Ini

Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi akan berbalik menguat (rebound) menuju titik resistance terdekatnya pada sesi perdagangan Rabu, 22 April 2026. Pada sesi sebelumnya, IHSG ditutup anjlok 0,46 persen ke level 7.559,38. 

img_title IHSG Ambruk ke 4.904, Level Terendah dalam Enam Tahun Terakhir

Analis Binaartha Serkuitas, Ivan Rosanova menuturkan, IHSG telah mengisi keseluruhan area gap 7.527-7.598 dan candle hammer yang terbentuk kemarin. Pergerakan ini mengindikasikan adanya potensi untuk terjadi rebound guna melanjutkan tren naik sebelumnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Target terdekat IHSG yaitu menguji kembali resisten 7.779 untuk dapat menuju 7.856,"

img_title IHSG Menguat 0,24 Persen ke 5.108 Pagi Ini, Transaksi Tembus Rp609 Miliar

Adapun titik support IHSG berada di area 7.488, 7.244, 7.042 dan 6.838. Sementara itu, titik resistance pada level 7.856, 8.000 dan 8.111. 

Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.

Photo :
  • ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

img_title Begini Nasib 81 Saham HSC yang Didepak dari Penghitungan IHSG, Masih Bisa Diperdagangkan?

Ivan memperkirakan sejumlah emiten yang diperkirakan tampil positif hari ini. Berikut rekomendasi saham potensial cuan yang menarik untuk para investor cermati. 

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

  • Rekomendasi  : Hold
  • Target harga    : 7.275

PT Indah Kiat Pulp Paper Tbk (INKP)

  • Rekomendasi  : Trading Buy
  • Area beli           : 9.050-9.250
  • Target harga    : 11.525

PT Indosat Tbk (ISAT) 

  • Rekomendasi  : Speculative Buy
  • Area beli           : 1.770-1.840
  • Target harga    : 2.260

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) 

  • Rekomendasi  : Hold
  • Target harga    : 2.790

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)

  • Rekomendasi  : Trading Buy
  • Target harga    : 1.055
Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara

Suahasil Pastikan Kemenkeu Tak Akan Jadi Pemilik Saham BEI

Berdasarkan peraturan OJK, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI) dan Danantara Indonesia dapat menjadi pemegang saham Bursa Efek Indonesia (BEI)

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut