BI Buka Suara Soal Rupiah Terus Melemah ke Rp 17.400 Per Dolar AS, Begini Katanya

Gedung Bank Indonesia.
Sumber :
  • REUTERS/Fatima El-Kareem

Jakarta, VIVA – Bank Indonesia (BI) melalui Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas, Erwin G. Hutapea, buka suara terkait perkembangan nilai tukar rupiah yang terus melemah ke level Rp 17.400-an, di tengah eskalasi ketegangan geopolitik.

img_title BI Sebut Inflasi pada Oktober 2026 Terjaga Baik, Ini Faktor Penyebabnya

Dia menegaskan, BI akan terus hadir di pasar untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik, dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah sesuai dengan nilai fundamentalnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pergerakan Rupiah sejak awal konflik di Timur Tengah hingga saat ini masih sejalan dengan mayoritas mata uang emerging market lainnya," kata Erwin dalam keterangannya, Selasa, 5 Mei 2026.

img_title Rupiah Gagal Menguat Meski Neraca Dagang Surplus, Ini Penyebabnya

Gedung Bank Indonesia

Photo :
  • Dok. VIVA.co.id

Dia menjabarkan, Philippine Peso terpantau melemah sebesar 6,58 persen yg erhadap dolar AS. Kemudian Thailand Baht melemah 5,04 persen, India Rupee melemah 4,32 persen.

img_title Kesejahteraan Petani Meningkat, Nilai Tukar Petani Tembus 132,60

"Demikian pula dengan Chile Peso -4,24 persen, Indonesia Rupiah -3,65 persen, dan Korea Won -2,29 persen," ujarnya.

Erwin menambahkan, BI akan terus mengoptimalkan intervensi di pasar valuta asing melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, serta pembelian SBN di pasar sekunder.

"Langkah ini dilakukan secara konsisten untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah berlanjutnya tekanan global," kata Erwin.

"BI juga komitmen untuk senantiasa hadir di pasar, dan mengambil langkah yang diperlukan secara konsisten dan terukur guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah," ujarnya.

Diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan di pasar spot hari Selasa, 5 Mei 2026 pukul 10.17 WIB, ditransaksikan di level Rp 17.430 per dolar AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat ekonomi dan pasar uang, Ibrahim Assuaibi memperkirakan, nilai tukar rupiah pada pekan ini kemungkinan besar benar-benar bakal mencapai ke level Rp 17.550 per dolar AS.

"Tentang rupiah yang mengalami pelemahan sudah di atas Rp 17.400, target saya sendiri dalam minggu ini adalah di Rp 17.550, kemungkinan besar akan tercapai," kata Ibrahim kepada awak media, Selasa, 5 Mei 2026.

Ilustrasi mata uang Rupiah.

Rupiah Menguat Tipis di 3 November 2026, Ini Sentimen yang Menggerakkan Kurs

Nilai tukar rupiah menguat tipis pada pembukaan perdagangan Selasa (3/11/2026), di tengah perhatian pasar terhadap perkembangan diplomasi Amerika Serikat (AS) dan Iran.

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut