Arus Logistik Nasional Terus Bergerak Seiring Surplusnya Neraca Dagang

Pelindo.
Sumber :
  • Dokumentasi Pelindo.

"Pelabuhan peti kemas merupakan infrastruktur strategis bagi perdagangan Indonesia. Ketika pelabuhan bekerja secara efisien, distribusi barang menjadi lebih cepat dan daya saing produk nasional juga meningkat," jelasnya ketika dihubungi, Kamis (18/6/2026).

img_title Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum di Aceh Beroperasi Penuh, Pulihkan Jalur Logistik Lintas Timur Sumatera

Penguatan logistik tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga transformasi digital untuk mempercepat distribusi, meningkatkan akurasi layanan, dan menekan biaya operasional. Pengembangan teknologi pendukung juga diperlukan untuk menjaga kualitas produk hingga sampai ke pasar tujuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Surplus perdagangan yang berkelanjutan menjadi sinyal positif bagi ekonomi nasional. Namun, menjaga momentum tersebut membutuhkan penguatan sektor industri, perdagangan, serta logistik melalui peningkatan kapasitas pelabuhan, efisiensi distribusi, dan pemanfaatan teknologi.

img_title Barito Pacific Pastikan Tetap Konsolidasikan Neraca di Indonesia Meski Gencar Ekspansi Regional

Dengan posisi strategis di jalur perdagangan dunia dan didukung pasar domestik yang besar, Indonesia memiliki peluang memperkuat peran sebagai pusat perdagangan dan logistik kawasan Asia. Pertumbuhan industri, peningkatan ekspor, serta sistem logistik yang semakin efisien akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. (LAN)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto

Prabowo Tugaskan Airlangga Pangkas Biaya Logistik, Targetkan Turun Jadi 12,5 Persen pada 2029

Pemerintah menargetkan biaya logistik nasional turun menjadi 12,5 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2029 dan 8 persen pada 2045 mendatang

img_title
VIVA.co.id
15 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut