Bangun Ekosistem Emas Berstandar Internasional, Direktur Pegadaian Resmi Jadi Ketua Umum IBMA
- [Istimewa]
Jakarta, VIVA – Indonesia Bullion Market Association (IBMA) resmi dibentuk guna mendorong pengembangan pasar bullion yang kredibel, efisien, dan berkelanjutan, melalui kolaborasi, standardisasi, edukasi, serta penguatan ekosistem industri nasional.
Kegiatan peresmian IBMA ini sejalan dengan peluncuran kegiatan usaha bullion (Layanan Bank Emas) oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, pada 26 Februari 2025 lalu.
Ketua Umum IBMA, Selfie Dewiyanti mengatakan, setelah satu tahun berjalan, kinerja bullion bank mendapat antusias positif dari masyarakat dengan membangun fondasi dan menunjukkan besarnya potensi ekosistem bullion Indonesia.
"Saat ini, bullion bank di Indonesia telah mengelola lebih dari 170 ton emas, dimana 153 ton emas tersebut dikelola oleh Pegadaian," kata Selfie dalam keterangannya, Jumat, 21 Agustus 2026.
Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti.
- Dokumentasi Pegadaian.
Selfie yang juga merupakan Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero) itu menambahkan, sebagai salah satu produsen emas terbesar, Indonesia memiliki pondasi geologis yang sangat kuat untuk menjadi pusat pasar bullion.
Namun, selama ini potensi tersebut belum teroptimalkan karena belum adanya lembaga tunggal yang menyatukan para pelaku usaha dan menetapkan standar industri yang seragam.
Karenanya, IBMA pun hadir untuk mengisi ruang kosong tersebut. Bertindak sebagai mitra strategis regulator, asosiasi ini akan menjadi jembatan yang menghubungkan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) dari hulu hingga ke hilir.
Antara lain meliputi sektor pertambangan, jasa keuangan, pemurnian (refinery), manufaktur dan jasa pendukung bisnis lainnya, yang sejalan dengan tujuan Asta Cita pemerintah.
Selfie memproyeksi, kehadiran IBMA akan menjadi katalis utama perubahan lanskap industri emas Indonesia, agar mampu membawa Indonesia bertransformasi dari sekadar negara produsen komoditas emas menjadi pusat perdagangan (bullion hub) terkemuka di kawasan regional. Harapannya juga sekaligus memberikan kontribusi signifikan bagi perluasan investasi, pendalaman pasar keuangan, dan pertumbuhan ekonomi nasional.
"Kehadiran IBMA diharapkan menjadi platform utama bagi seluruh pelaku industri untuk membangun pasar bullion Indonesia yang kredibel, kompetitif, dan berstandar internasional," kata Selfie.
"Dengan ekosistem yang semakin kuat, Indonesia tidak hanya akan menjadi negara penghasil emas, tapi juga berkembang sebagai pusat perdagangan dan jasa bullion di kawasan yang mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap investasi, pendalaman pasar keuangan, dan pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya.