BKKBN Dan Astra Pede Angka Stunting Bisa Berkurang Berkat Program Genting

Ilustrasi stunting
Sumber :
  • istockphoto.com

Jakarta, VIVA – PT Astra International Tbk (Astra) menggandeng Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di Desa Gedepangrango, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hal itu dilakukan guna memperkuat upaya pencegahan stunting melalui program Desa Sejahtera Astra.

img_title Gak Cuma Bikin Kurus, Ketahui Dampak Stunting Pada Masa Depan Anak

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), khususnya lewat program Kader Gizi Sahabat Keluarga yang melibatkan kader kesehatan di tingkat desa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Executive in Charge Astra Boy Gemino Kalauserang mengatakan program Desa Sejahtera Astra tidak hanya diarahkan untuk mengembangkan ekonomi masyarakat, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga.

img_title Merck Geber Edukasi soal Pemantauan Pertumbuhan Pada Anak

"Desa Sejahtera Astra tidak hanya berkontribusi untuk mengembangkan potensi ekonomi desa, tetapi juga menjadi ruang bagi Astra untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap kolaborasi bersama pemerintah, masyarakat dan keluarga dapat terus diperkuat sehingga manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan," ujar Boy dikutip dari keterangannya, Senin (12/10/2026).

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka mengunjungi langsung Desa Sejahtera Astra Gedepangrango pada Jumat (9/10/2026). Kunjungan ini sekaligus untuk melihat pelaksanaan program pencegahan stunting yang didukung Astra.

img_title Pramono Target Angka Stunting di Jakarta Turun Jadi 14 Persen Dalam 2 Tahun

Isyana mengapresiasi keterlibatan Astra sebagai orang tua asuh dalam program Genting. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha menjadi salah satu langkah penting untuk mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia.

"Kami optimistis angka stunting akan terus bisa ditekan. Kami melakukan berbagai kolaborasi, seperti hari ini menggandeng Astra. Ke depan diharapkan makin banyak perusahaan yang akan terlibat dengan upaya pencegahan stunting," ujar Isyana.

Dalam kunjungan tersebut, Isyana didampingi Head of Environment & Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti dan Penggerak Desa Sejahtera Astra Gedepangrango Ending Khoerudin.

Rombongan meninjau sejumlah program kesehatan masyarakat, mulai dari pemberian bantuan gizi kepada balita dan ibu hamil, penguatan layanan Posyandu, hingga pendampingan keluarga oleh kader kesehatan.

Astra turut mendukung pemberian bantuan nutrisi bagi keluarga berisiko stunting, baik berupa makanan siap santap maupun bahan pangan sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan selama periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan.

Selain bantuan pangan, program Genting juga mencakup dukungan nonnutrisi berupa perbaikan jamban, penyediaan air bersih, perbaikan rumah layak huni, serta edukasi pencegahan stunting dan pengasuhan balita.

Isyana kemudian mengunjungi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Sawo untuk melihat pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup. Ia juga mendatangi dua rumah keluarga penerima manfaat program Genting.

Kunjungan dilanjutkan ke Wisata Legok Icak, salah satu destinasi wisata alam di Desa Gedepangrango. Di lokasi tersebut, rombongan melihat aktivitas produksi gula aren dan kerajinan anyaman yang menjadi bagian dari pengembangan ekonomi masyarakat.

Program pemberdayaan Astra di Desa Gedepangrango telah berjalan sejak 2021. Mulai Juni 2025, Astra memperkuat fokus pada layanan kesehatan masyarakat melalui intervensi gizi, peningkatan kapasitas kader, penguatan Posyandu ILP, serta pendampingan keluarga.

Sebanyak 55 kader kesehatan telah mengikuti asesmen 25 keterampilan dasar kader Posyandu. Seluruh peserta dinyatakan lulus dan memenuhi kompetensi tingkat Purwa, Madya, dan Utama yang diakui Kementerian Kesehatan.
Penguatan layanan kesehatan tersebut juga berdampak pada peningkatan kunjungan masyarakat ke Posyandu.

Sejak implementasi Posyandu ILP pada September 2025, jumlah kunjungan meningkat dari 706 menjadi 795 kunjungan atau naik sekitar 13 persen. Pemanfaatan layanan juga menjangkau berbagai kelompok usia, mulai dari remaja hingga dewasa dan lansia.

Astra juga mendukung pendampingan kesehatan langsung ke rumah warga. Sepanjang April hingga Juni 2026, sebanyak 55 kader telah melakukan kunjungan rutin yang menjangkau 674 keluarga atau 1.781 anggota keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program Desa Sejahtera Astra merupakan bagian dari kontribusi sosial berkelanjutan perusahaan yang berfokus pada empat bidang, yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.

Hingga kini, program tersebut telah tersebar di lebih dari 1.500 desa di 35 provinsi dan menjangkau lebih dari 3 juta penerima manfaat.

Bekicot

Bukan Cuma Telur dan Ikan, Bekicot Kini Dilirik untuk Cegah Stunting

Kemendes PDT mencoba mengembangkan bekicot sebagai alternatif sumber protein hewani untuk mendukung pencegahan stunting di Sumba Barat. Baca di sini selengkapnya

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut