Rupiah Gagal Menguat Meski Neraca Dagang Surplus, Ini Penyebabnya
Senin, 2 November 2026 - 17:18 WIB
Sumber :
- ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Meski demikian, Ibrahim mengingatkan surplus perdagangan belum tentu langsung mendorong penguatan rupiah apabila tekanan eksternal masih tinggi. "Surplus perdagangan yang kuat belum tentu secara langsung membuat rupiah menguat apabila tekanan dari dolar AS dan faktor eksternal masih tinggi," kata Ibrahim, dikutip dari keterangannya, Senin.
Untuk perdagangan Selasa (3/11/2026), rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di kisaran Rp18.150 hingga Rp18.200 per dolar AS. Sepanjang pekan ini, rupiah diproyeksikan bergerak pada rentang Rp18.000 hingga Rp18.320 per dolar AS.
Awal November Rupiah Belum Menguat, Analis Ungkap Kisaran Pergerakan Dolar AS
Rupiah dibuka melemah ke Rp18.149 per dolar AS pada 2 November 2026. Investor menanti data inflasi dan perdagangan serta mencermati sentimen global. Baca di sini
VIVA.co.id
2 November 2026