ATM Jadi Barang Mahal Bagi Bank
Jumat, 4 Maret 2016 - 05:51 WIB
Sumber :
- VIVAnews/Anhar Rizki Affandi
"Untuk itu kami mendorong transaksi digital banking, mobile banking. Apalagi ATM ini tidak ada buatan lokal. Semuanya impor dari Jepang, butuh dolar AS. Ini ATM jadi barang mahal bagi bank, bukan lagi barang murah. Kalau ada transaksi banyak, ada yang harus dibayar," tuturnya.
Jahja mengatakan pihak BCA akan mengevaluasi jumlah ATM yang tersebar di wilayah Indonesia.
"Mau service layanan tetap baik ATM di mana-dimana atau ATM-nya menyusut. Memang mahal operate ATM. Kenapa namanya operasional cost tabungan giro mahal karena NIM enjoy, tapi overhead cost kebalikannya," ucapnya.
Dalam Enam Bulan Keuntungan BCA Naik 12,1 Persen
Tax Amnesty bisa tambah laba BCA di akhir 2016.
VIVA.co.id
29 Juli 2016