Melanjutkan Budaya Menabung Sejak Dini
Budaya menabung akan semakin baik lagi apabila siswa diajak oleh orang tua mereka untuk menabung ke bank. Ketika siswa ke bank, maka mereka akan merasa seperti nasabah yang memiliki tanggung jawab tersendiri untuk mengelola uang dan menabung. Siswa akan semangat untuk kembali ke bank dan menyerahkan uang tabungan mereka sendiri ke petugas bank. Sungguh menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. Orang tua perlu mendampingi dan memperlihatkan jumlah saldo yang dimiliki oleh siswa agar tahu apabila tabungannya bertambah banyak.
“Perencanaan keuangan, khususnya melalui kebiasaan menabung perlu diperkenalkan kepada masyarakat sejak dini. Siapa saja bisa menabung tidak hanya para pekerja, namun juga pelajar. Semakin dini pelajar menyadari manfaat menabung, maka semakin besar manfaatnya untuk masa depan mereka. Sehingga ke depannya dapat mengandalkan tabungan sendiri, tidak bergantung kepada orang tua mereka,” ujar Rudy Tinton Soeprapto Kepala BCA KCU Lombok yang hadir dalam acara edukasi mengenai menabung bagi siswa-siswi SDN 04 Pringgabaya, Lombok Timur, NTB.
Pelaksanaan edukasi literasi keuangan ini adalah bentuk dukungan BCA dalam mendukung langkah OJK untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia. Sejalan dengan program OJK, BCA berharap berbagai program literasi keuangan seperti ini dapat memberikan kontribusi pada peningkatan jumlah penduduk yang melek keuangan, yang saat ini sudah mencapai 21,84 persen.
“Sejalan dengan program OJK, kami berharap berbagai program literasi keuangan ini dapat memberikan kontribusi pada peningkatan angka literasi keuangan di Indonesia. Mari bersama-sama kita wujudkan masyarakat yang bijaksana dalam mengelola keuangan,” kata Rudy Tinton Soeprapto, Kepala BCA KCU Lombok. (Webtorial)