Wujudkan Indonesia Bebas Katarak 2020
Kegiatan yang dilakukan SPBK-Perdami dan BCA ini untuk turut mendorong penurunan angka penderita katarak dan sejalan dengan visi pemerintah mewujudkan Indonesia bebas buta katarak pada 2020.
Kali ini, operasi katarak gratis dilakukan di RSU Lakipadada, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Operasi katarak gratis ini termasuk salah satu upaya BCA dalam menekan jumlah kebutaan akibat katarak.
Hadir dalam acara ini Head of CSR BCA Sapto Rachmadi, Kepala Kantor Cabang Utama BCA Pare-Pare Anggraeni Tedjokusumo, Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara, Direktur RSU Lakipadada Rudhy Andilolo, dan Ketua Tim SPBK-Perdami Andi Arus Victor. Operasi yang digelar pada 8-10 Agustus 2016 yang lalu telah berhasil melakukan tindakan operasi sebanyak 165 operasi.
“Kegiatan operasi katarak ini dilakukan oleh BCA secara berkesinambungan dan kami berupaya untuk dapat menjangkau masyarakat di berbagai tempat. Kami menyadari bahwa katarak dapat menyerang siapapun, tidak hanya saudara kita yang sudah berumur dan pada umumnya katarak dapat dipulihkan melalui operasi. Melalui operasi ini masyarakat diharapkan dapat kembali sehat dan produktif untuk bersama-sama membangun potensi wilayah mereka ” ujar Sapto di RSU Lakipadada, Tana Toraja, Sulawesi Selatan (9/8/2016).
BCA telah bekerja sama dengan SPBK-Perdami sejak 2001. Sepanjang tahun 2015, BCA telah memfasilitasi 689 tindakan operasi katarak gratis di Ciledug, Tangerang, Banten; Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat; Balangan, Kalimantan Selatan; Lela, Maumere, Flores; Sukadana, Lampung; Liwa, Lampung dan Mamuju, Sulawesi Barat. Selain menyelenggarakan operasi katarak gratis, BCA turut menyerahkan bantuan 13 alat operasi katarak dan dua alat biometri kepada SPBK-Perdami di tahun 2015.
“Masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan BCA. Inilah yang membuat kami ingin bersama-sama membangun kesejahteraan masyarakat di sekitar kami, terutama di tengah keindahan Tana Toraja yang sudah tidak asing lagi di tengah wisata Nasional maupun Internasional. Mari bersama-sama kita bangun masyarakat yang sehat dan bebas dari katarak,” kata Sapto. (webtorial)