Harga Beras Naik karena Hukum Ekonomi

Transaksi jual-beli beras di pasar.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

VIVA – Langkah Kementerian Perdagangan menjaga kenaikan harga beras dengan cara mendatangkan dari luar negeri sebanyak 500 ribu ton, menuai tanggapan dari banyak pihak.

img_title Mentan Bongkar 25 Merk Beras Fortifikasi Abal-abal yang Rugikan Rp89 Triliun

Salah satunya dari Guru Besar Institut Pertanian Bogor, Dwi Andreas Santosa. Menurutnya, fluktuasi harga beras sudah terlihat sejak tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kenaikan sudah dimulai sejak Mei tahun lalu. Turun di April, Mei meningkat, Juni naik lagi,” ujarnya kepada VIVA.

img_title Kekeringan Ancam Indonesia, Mentan Amran Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga Juni 2027

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Bank Benih Tani Indonesia atau AB2TI itu menjelaskan, harga beras sempat turun saat Satgas Pangan turun memeriksa stok beras yang dijual para pedagang.

“Juli turun sedikit. Penyebabnya, Satgas Pangan mendatangi pedagang beras, melihat mereka menimbun atau tidak. Pedagang ketakutan, sehingga beras dilepas, harganya relatif turun,” ungkapnya.

img_title Polisi Turun Cek Harga Beras di Pasar hingga Supermarket Tangerang, Hasilnya Mengejutkan

Pada saat yang bersamaan, AB2TI melakukan kajian ke para petani di Jawa Barat hingga Bali. Hasilnya, ditemukan bahwa ada serangan hama. Hal itu menyebabkan harga beras naik terus hingga tutup tahun.

“Hama wereng coklat seluas 400 ribu hektare,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas dasar itu, AB2TI kemudian berkesimpulan bahwa produksi pada di 2017 lebih rendah dari tahun sebelumnya.

“Saya lihat itu (kenaikan harga) hanya karena hukum ekonomi, supply and demand,” kata Dwi. (one)

Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada

Dukung Mentan Amran Tindak Tegas Beras Fortifikasi Bermasalah, Polri: Ada Indikasi Penipuan

Polri mendukung langkah Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman untuk menindak tegas temuan beras fortifikasi yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu pangan

img_title
VIVA.co.id
16 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut