Tragis, Nasib 10 Pemain yang Diramal Messi Jadi Bintang Besar
- AP Photo/Rebecca Blackwell
VIVA – Lionel Messi mungkin dianggap sebagai pesepakbola terbaik dalam sejarah. Namun urusan meramal masa depan bintang muda, megabintang Argentina itu terbukti tak selalu tepat.Â
Pada 2015, Messi bekerja sama dengan Adidas dalam kampanye ‘Backed by Messi’, memilih 10 pemain muda yang ia yakini bakal menjadi bintang besar.
Delapan Ballon d’Or, gelar Liga Champions, hingga trofi Piala Dunia mungkin membuat Messi seolah memiliki intuisi sempurna. Faktanya, sebagian besar pemain pilihannya justru gagal memenuhi ekspektasi.
Berikut kisah perjalanan pemain-pemain yang masuk daftar pilihan Messi.
Jeremie Boga – Karier Stabil, Tapi Tak Melesat
Saat itu Boga dipinjamkan Chelsea ke Rennes dan dianggap salah satu talenta paling menjanjikan. Kariernya kemudian berkeliling ke Granada, Birmingham, Sassuolo, Atalanta, hingga Nice.
Meski tak pernah mencapai level elite Eropa, Boga tetap punya karier solid dan menjadi bagian dari Timnas Pantai Gading yang menjuarai Piala Afrika 2024.
Accursio Bentivegna – Prediksi Messi yang Paling Melenceng
Dengan memilih Bentivegna, Messi justru melewatkan Dybala yang saat itu sama-sama muncul dari Palermo. Bentivegna tak pernah benar-benar menembus Serie A dan menghabiskan karier di Serie B dan Serie C bersama klub seperti Carrarese hingga Casertana. Ini jadi salah satu pilihan Messi yang paling jauh dari kenyataan.
Kenedy – Bintang Muda Chelsea yang Meredup
Pada 2015, Kenedy diproyeksikan sebagai penyerang masa depan Brasil. Namun kariernya di Chelsea tak pernah lepas dari status pemain pinjaman. Setelah gagal bersinar di Valladolid, ia kini berkostum Pachuca di Liga Meksiko.
Maxwel Cornet – Gemilang di Lyon, Tenggelam di Premier League
Cornet sempat bersinar di Lyon dan mencuri perhatian Messi. Namun kepindahannya ke Burnley dan kemudian West Ham tidak berjalan mulus. Ia kini dipinjamkan ke Genoa setelah gagal menembus skuad utama The Hammers.
Aleksei Miranchuk – Karier Bagus, Meski Tak Spektakuler
Miranchuk tampil konsisten bersama Lokomotiv Moscow sebelum pindah ke Atalanta. Ia bahkan menjadi bagian dari skuad yang menumbangkan Leverkusen di final Liga Europa 2024. Kini ia bermain di MLS bersama Atlanta United. Kariernya stabil, meski bukan bintang besar seperti prediksi Messi.